Akurat Logo

Pastikan Layak Konsumsi, Sudin KPKP Jakarta Barat Periksa Daging Kurban di 121 Titik Pemotongan

Okto Rizki Alpino | 27 Mei 2026, 15:28 WIB
Pastikan Layak Konsumsi, Sudin KPKP Jakarta Barat Periksa Daging Kurban di 121 Titik Pemotongan
Relawan Sudin KPKP Jakarta Barat melakukan pemeriksaan daging kurban di Masjid At-Taqwa, Kemanggisan, Rabu (27/5/2026). Foto: Antara/Dok. Pribadi

AKURAT.CO Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kota Jakarta Barat melakukan pemeriksaan daging kurban yang telah disembelih di 121 titik pemotongan, Rabu (27/5/2026).

Salah satu pemeriksaan dilakukan di Masjid At-Taqwa, Kemanggisan, Kecamatan Palmerah.

Menurut Kepala Sudin KPKP Jakarta Barat, Bety Rohmawati, kegiatan ini bertujuan memastikan daging yang didistribusikan kepada masyarakat dalam kondisi aman dan layak dikonsumsi.

"Kami berkolaborasi dengan Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedik IPB, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia, serta Saka Taruna Bumi Pramuka," katanya.

Bety menjelaskan, pemeriksaan yang dilakukan merupakan tahap post mortem, yakni setelah hewan kurban disembelih.

Baca Juga: Cara Simpan Daging Kurban di Kulkas agar Awet, Segar, dan Tidak Bau

"Total ada 146 petugas yang melakukan pemeriksaan. Tersebar di 121 titik lokasi pemotongan," ujarnya.

Petugas mengecek kondisi daging serta organ dalam seperti hati, jantung, paru-paru, dan limpa. Untuk mendeteksi kemungkinan adanya penyakit yang dapat membahayakan kesehatan manusia.

"Kalau dagingnya sehat, warnanya merah segar dan tidak berair. Sementara pada organ, kami waspadai adanya penyakit seperti cacing hati (Fasciola hepatica) yang bisa merusak jaringan hati," ujar Bety.

Organ yang terindikasi berpenyakit tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi dan harus diafkir demi menjaga keamanan pangan masyarakat.

Sudin KPKP Jakbar kerap menemukan tanda-tanda penyakit cacing hati pada hewan kurban yang tidak dianjurkan untuk dikonsumsi masyarakat.

Baca Juga: Cara Tepat Membersihkan Daging Kurban Sebelum Dimasak

"Kadang-kadang ditemukan. Kadang bisa kelihatan dari sapinya dia agak kurus, bulunya kasar. Dibuka ternyata ada cacingnya, atau mungkin paru-parunya bintik-bintik hitam. Karena dia selama di kandang mungkin dekat polusi udara, asap kendaraan, paru-parunya jadi hitam," jelas Bety.

Ketua Panitia Kurban Masjid At-Taqwa, Kemanggisan, Syarifuddin Yahya, mengatakan, pihaknya menyiapkan 1.500 paket daging kurban untuk dibagikan kepada masyarakat.

"Distribusi dilakukan untuk warga di sekitar Kemanggisan hingga Tanjung Duren. Dengan sistem pembagian ring satu hingga ring tiga," ujarnya.

Camat Palmerah, Febriandi Suharto, menambahkan, pelaksanaan pemotongan hewan kurban berjalan tertib dengan pengawasan dari Sudin KPKP.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada para pengurban yang telah menyalurkan hewan kurbannya. Juga kepada jajaran KPKP yang melakukan pemeriksaan sehingga daging yang dibagikan kepada mustahik dipastikan layak konsumsi," jelasnya.

Baca Juga: Jangan Salah! Inilah 5 Kesalahan Saat Mengolah Daging Kurban

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.