Pramono Dorong Seluruh Fasilitas Publik Punya Ruang Laktasi

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta akan mendorong penyediaan ruang laktasi di seluruh ruang publik sebagai bagian dari upaya memperkuat predikat Jakarta sebagai kota ramah anak.
Langkah itu diambil untuk menjawab kurangnya ruang laktasi di Jakarta, khususnya di perkantoran dan ruang publik, masih belum tersedia secara optimal.
"Saya juga mendapatkan banyak masukan untuk ruang laktasi di kantor-kantor terutama dan juga fasilitas publik yang dimiliki oleh Jakarta memang belum secara optimal," kata Gubernur Jakarta, Pramono Anung, usai menghadiri peringatan Hari Anak Nasional ke-42 tingkat Provinsi Jakarta di Balai Kota, Senin (20/7/2026).
Baca Juga: KPK Amankan 19 Orang dalam OTT di Lombok Barat, Bupati Lalu Ahmad Zaini Dibawa ke Jakarta Malam Ini
Dia menjelaskan, Pemprov Jakarta mulai menjadikan ruang laktasi sebagai fasilitas yang harus tersedia di setiap ruang publik baru. Seperti di Perpustakaan Nyi Ageng Serang yang baru diresmikan, telah dilengkapi ruang laktasi dengan fasilitas yang memadai.
"Tetapi Jakarta sekarang ini, contoh kemarin ketika saya meresmikan Perpustakaan Nyi Ageng Serang, itu betul-betul ada ruang laktasi yang cukup baik. Karena memang itulah yang sebagai kota global tentunya kami juga mempersiapkan itu," ujarnya.
Dia menegaskan, penyediaan ruang laktasi akan menjadi gerakan bersama bagi setiap pihak yang membangun maupun mengelola ruang publik di Jakarta.
"Jadi untuk ruang laktasi, ya ini akan menjadi gerakan bagi siapa pun yang ingin membuka ruang publik maka ruang laktasi juga dipersiapkan karena Jakarta sekali lagi harus menjadi provinsi yang ramah, nyaman bagi anak-anak," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





