Doa saat Takziah kepada Orang yang Meninggal, Bermanfaat Agar Orang yang Ditinggal Diberi Kesabaran dan Kekuatan

AKURAT.CO Takziah adalah ungkapan simpati dan belasungkawa dalam bahasa Melayu, umumnya digunakan sebagai ungkapan dukacita atas kematian seseorang.
Takziah juga melibatkan doa dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia merupakan bentuk penghormatan dan solidariti dalam menghadapi kehilangan seorang individu.
Selain itu, takziah sering diungkapkan dengan merendahkan diri, memberikan dukungan emosional, dan menunjukkan rasa empati terhadap penderitaan keluarga yang berduka.
Baca Juga: Tiba Tahun Baru, Ini yang Perlu Manusia Perbaiki di Tahun Berikutnya Menurut Tuntunan Islam
Ungkapan takziah dapat disertai dengan doa agar almarhum diterima di sisi Allah dan keluarganya diberikan kekuatan menghadapi ujian ini.
Saat datang takziah atau melayat, umat Muslim dianjurkan untuk membacakan doa seperti berikut.
أَعْظَمَ اللهُ أَجْرَكَ وَأَحْسَنَ عَزَاءَكَ وَغَفَرَ لمَيِّتِكَ
A'dlamallahu ajraka wa ahsana aza'aka wa ghafaraka li mayyitika
Artinya: "Semoga Allah memperbesar pahalamu, dan menjadikan baik musibahmu, dan mengampuni jenazahmu."
إِنَّ لِلهِ تَعَالى مَا أَخَذَ وَلَهُ مَا أَعْطَى وَكُلُّ شَيْءٍ عِنْدَهُ بِأَجَلٍ مُسَمَّى فمُرْهَا فَلْتَصْبرْ وَلْتَحْتَسِبْ
Inna lillahi taala ma akhadza wa lahu ma a'tha wa kullu syai-in 'indahu bi ajalin musamma famurha faltashbir wa tahtasib
Baca Juga: Doa Awal Tahun 2024, Dibaca Hari Ini Agar Segala Harapan Terbaik Allah Kabulkan di Tahun Baru
Artinya: "Sesungguhnya Allah maha memiliki atas apa yang dia ambil dan dia berikan. Segala sesuatu mempunyai masa-masa yang telah ditetapkan di sisi-Nya. Hendaklah kamu bersabar dan mohon pahala dari Allah." (HR Bukhari dan Muslim).
Itulah bacaan doa saat Anda melakukan takziah. Semoga bermanfaat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







