Doa Terhindar Dari Penyakit Ain, Jangan Terlena Saat Dipuji, Bisa Jadikan Ujub Dan Sombong

AKURAT.CO Jangan terlena ketika dipuji oleh seseorang. Sebab, pujian tersebut bisa saja membuat diri menjadi ujub dan sombong. Bukan hanya itu saja, pujian dari orang juga bisa menimbulkan penyakit ain.
Penyakit ain adalah kondisi sakit yang muncul karena pandangan iri atau dengki terhadap orang lain.
Lantas apa doa yang bisa dibaca ketika dipuji dan agar terhindar dari penyakit ain?
Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini doa yang bisa dibaca ketika dipuji dan agar terhindar dari penyakit ain:
Baca Juga: Cetak Pemimpin Muda Masa Depan, Bawaslu Optimalkan Pengawasan Partisipatif
- Doa Saat Dipuji
اللَّهُمَّ لَا تُؤَاخِذْنِي بِمَا يَقُوْلُوْنَ ، وَاغْفِرْ لِي مَالاً يَعْلَمُوْنَ. وَاجْعَلْنِي خَيْرًا مِمَّا يَظُنُّونَ
Allahumma laa tu’aakhidzni bimaa yaquluuna, wagfirlii maa laa ya’lamuun, waj’alnii khayran mimmaa yadhunuun.
Artinya: “Wahai Allah, janganlah Engkau siksa hamba-Mu ini dengan sebab pujian yang mereka ucapkan, ampunilah hamba-Mu ini dari perbuatan dosa yang tidak mereka ketahui dan jadikanlah hamba lebih baik dari perkiraan mereka.” (HR. Bukhari dalam al-Adabul Mufrad No. 761 dan dalam Shahihul Adabil Mufrad No. 585).
- Doa Agar Terhindar dari Penyakit Ain
أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ
A’udzu bi kalimatillahit tammati min kulli syaithani wa hammatin wa min kulli ‘ainin lammatin.
Artinya: “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari setan, binatang yang beracun, dan ‘Ain’ yang menyakitkan.” (HR. Bukhari).
Baca Juga: Gagasan Pemuda, Wadah Aspirasi Gen-Z Dan Milenial Untuk Ganjar-Mahfud
Itulah doa yang bisa dibaca saat dipuji oleh orang dan juga doa agar terhindar dari penyakit ‘Ain’.
Sesungguhnya penyakit ain itu benar adanya seperti yang dijelaskan pada hadis Rasulullah SAW yakni:
“Ain itu benar-benar ada! Andaikan ada sesuatu yang mendahului takdir, sungguh ain itu yang bisa.” (HR. Muslim No. 2188).
Dari Aisyah Radiallahu’anha, ia berkata: “Dahulu Rasulullah SAW memintaku agar aku diruqiyah untuk menyembuhkan ain.” (HR. Muslim No. 2195).[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






