Opor Ayam Hangatkan Perayaan Lebaran KBRI Beijing Di Tengah Suhu 8 Derajat

AKURAT.CO Salat Idulfitri berjemaah di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing, Tiongkok, berlangsung hangat, Sabtu (22/4/2023) pagi. Salah satu yang menghangatkan suasana adalah hidangan nasional khas Lebaran, seperti opor ayam.
Pukul 08.30 waktu setempat, salat Idul Fitri dimulai dengan 300-an warga negara Indonesia (WNI) yang mayoritas adalah mahasiswa, di tengah suhu 8 derajat celcius.
Salat Idul Fitri diimami oleh Fadhil yang merupakan mahasiswa Indonesia di Beijing.
Dalam ceramahnya, Khatib Bayu Nadya Kusuma, mahasiswa S3 Beijing Institute of Technology, mengatakan bahwa Hari Raya Idulfitri merupakan momen spesial bagi umat muslim Indonesia karena Allah menciptakan bangsa Indonesia yang beragam dengan enam agama, 1.400 suku, untuk saling menyempurnakan.
Selepas salat, masyarakat Indonesia yang hadir mengikuti acara ramah tamah di halaman dan Wisma Indonesia KBRI Beijing untuk saling bersilaturahmi.
Pada kesempatan tersebut Duta Besar RI untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun, menyampaikan selamat Idulfitri 1444 kepada seluruh WNI di Tiongkok yang hadir di Wisma Duta.
"Untuk mahasiswa Indonesia dan WNI di Beijing, kita semua di sini adalah keluarga, mari kita rayakan hari ini secara bersama-sama. Semoga hari ini dapat menyucikan hati kita,” ujar Dubes dikutip dari keterangan pers KBRI Beijing.
Sementara itu, hidangan nasional khas Lebaran seperti lontong, opor ayam, rendang, empek-empek dan sayur godog serta jajanan pasar menjadi pelepas rindu tanah air bagi WNI di Beijing.
"Momen Lebaran di KBRI Beijing diharapkan bisa memperkuat rasa kebersamaan seluruh warga Indonesia yang berada di Tiongkok khusuanya Beijing dan sekitarnya," demikian Dubes Djauhari.
Selain salat dan ramah tamah, kesempatan ini juga dimanfaatkan oleh Ketua Panitia Pemilihan Luar Negeri Beijing untuk melakukan sosialisasi pendaftaran Pemilu 2024 kepada para WNI di Beijing.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal



