AKURAT.CO Delegasi Indonesia keluar atau walk out saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Milanesian Spearhead Group (MSG) Leaders Summit ke-22.
Ini adalah ketegasan sikap Indonesia karena forum MSG disisipi gerakan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP).
Dikutip dari laman RRI, Senin (28/8/2023), delegasi RI walk out saat pemimpin separatis Gerakan Pembebasan Papua Barat (ULMWP), Benny Wenda, hendak berpidato dalam forum negara-negara Melanesia tersebut.
Keanggotaan organisasi Benny Wenda dalam MSG memang menjadi salah satu pembahasan dalam KTT itu.
ULMWP adalah organisasi separatis Papua yang ingin menjadi anggota penuh dari MSG.
"RI menegaskan ULMWP telah menyalahgunakan forum MSG untuk menjustifikasi tindak kekerasan yang dilakukan kelompok yang terafiliasi dengan organisasi itu yang telah melakukan berbagai tindak kejahatan seperti penyanderaan, pembakaran sekolah, hingga pembunuhan terhadap Orang Asli Papua," tulis Kemenlu RI pada Sabtu (26/8/2023).
Kemenlu RI menolak keanggotaan ULMWP dalam MSG karena menganggap bahwa forum ini diperuntukkan bagi negara yang berdaulat.
Lantas, apakah itu Melanesian Spearhead Group (MSG)?
Apa Itu KTT MSG?
MSG pertama kali digagas saat pertemuan informal pemimpin tiga negara Melanesia di pasifik yaitu Papua Nugini, Vanuatu dan Pulau Salomon serta perwakilan Front de Liberational the Nationale Kanak et Solcialiste (FLNKS) New Caledonia pada 17 Juli 1986.
Namun, Melanesian Spearhead Group atau MSG secara resmi didirikan pada 1988 melalui penandatanganan Agreed Principal Co-operation among Independent State of Melanesia.
MSG secara resmi menjadi organisasi sub-regional melalui Perjanjian Pembentukan MSG pada 23 Maret 2007.
Dikutip dari portal Kemenlu RI, MSG didirikan dengan tujuan mempererat hubungan dagang antar anggota, pertukaran budaya, tradisi dan nilai, persamaan kedaulatan dan kerja sama teknik antara negara-negara dengan penduduk orang Melanesia.
Kerja sama ini diharapkan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pembangunan berkelanjutan, good governance, dan keamanan bersama.
Dikutip portal Kementerian Industri, Perdagangan, dan Pariwisata, forum MSG digunakan untuk memperluas cakupan dari kerja sama perdagangan barang menjadi perdagangan jasa, tenaga kerja, serta perluasan negara anggota.
Indonesia pertama kali terlibat dalam forum MSG sebagai observer atau pengamat pada 2011 lalu. Indonesia baru menerima gelar sebagai anggota asosiasi atau associated member yang mewakili lima provinsi melanesian di Indonesia, dikutip dari info MSG pada 2015.
Sementara itu, saat ini MSG terdiri dari lima anggota yang terdiri dari empat negara yakni Papua Nugini, Fiji, Kepulauan Solomon, dan Vanuatu, serta satu organisasi yakni Front De Liberational De Nationale Kanak Et Solcialiste (FLNKS) dari New Caledonia.
Di sisi lain, ULMWP selama ini berstatus observer atau pemantau di MSG dan berupaya untuk menjadi anggota grup tersebut.
Bentuk kerja sama yang paling populer dalam MSG adalah Perjanjian Perdagangan MSG (MSGTA). Departemen Bea Cukai dan Pendapatan dalam Negeri Vanuatu menjelaskan bahwa perjanjian ini memberikan tarif preferensial atas tarif barang impor ke negara-negara anggota, kecuali minuman beralkohol, cuka, tembakau atau produk sejenisnya, bahan bakar mineral, minyak, lilin, dan gula tebu.
Forum MSG sendiri telah diadakan sebanyak 22 kali. Forum ke-22 MSG diadakan pada 23-24 Agustus 2023 di Port Vila, Vanuatu.
Forum kali ini membahas dua hal penting. Pertama, ditetapkannya Deklarasi Udaune tentang pencegahan terjadinya perubahan iklim dengan penolakan negara-negara membuang limbah nuklir ke Samudra Pasifik. Kedua, membahas terkait penetapan ULMWP sebagai anggota MSG.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









