Ribuan Jiwa Meninggal Usai Gempa Bumi Dahsyat Maroko, Ternyata Bukan Yang Pertama

AKURAT.CO Gempa bumi dahsyat telah mengguncang Maroko pada Jumat malam (8/9/2023). Menurut perhitungan awal pemerintah, gempa berkekuatan 6,8 skala Richter telah merenggut lebih dari 2.000 orang dan telah dinyatakan tewas dalam kejadian ini.
Pusat Geofisika Maroko mengatakan pusat gempa terjadi di kawasan Ighil di Atlas Tinggi dengan kekuatan 7,2 skala Richter. Survei Geologi AS (USGS) menyebutkan kekuatan gempa sebesar 6,8 skala Richter dan mengatakan gempa terjadi pada kedalaman yang relatif dangkal yaitu 18,5 km.
Ighil merupakan daerah pegunungan dengan desa-desa pertanian kecil, terletak sekitar 70 km barat daya Marrakesh. Gempa terjadi tepat setelah jam 11 malam.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan gempa kali ini merenggut begitu banyak nyawa, di antaranya bertitik pusat di darat dengan kedalaman dangkal. Selain itu waktunya pada malam hari yakni pukul 23.11 saat orang-orang beraktivitas di dalam rumah. Gempa bumi yang terjadi pada hari Jumat adalah guncangan terbesar yang mengguncang Maroko sejak 1960.
Baca Juga: Banyak Bangunan Bersejarah Hancur Terdampak Gempa Maroko
Gempang Dahsyat yang Pernah Guncang Maroko
1. Gempa Agadir 1960
Gempa tersebut merupakan salah satu guncangan paling dahsyat dalam sejarah modern Maroko. Musibah itu terjadi pada 29 Februari 1960, bertitik pusat dekat Kota Agadir atau lepas pantai Samudera Atlantik.
Meski kekuatannya M5,8, belasan ribu orang tewas, yakni antara 12.000 hingga 15.000 orang yang kehilangan nyawa. Sementara sekitar 12.000 lainnya terluka.
Gempa tersebut juga menyebabkan sekitar 35.000 orang kehilangan tempat tinggal. Gempa bumi dahsyat tersebut menghancurkan sekitar 70 persen infrastruktur kota, sistem saluran pembuangan, dan fasilitas lainnya.
2. Gempa Portugal pada 1969
Gempa bermagnitudo 7,8 melanda sebelah barat Selat Gibraltar pada 28 Februari 1969. Meski titik pusatnya di Portugal, kerusakan dan korban juga terjadi di Maroko meski tak sebanyak guncangan di Agadir. Gempa tersebut menewaskan 11 orang di Maroko dan dua di Portugal.
3. Gempa Al Hoceima 2004
Pada 24 Februari 2004, gempa bermagnitudo 6,3 mengguncang Kota Al Hoceima di pantai utara Maroko. Gempa tersebut menewaskan sekitar 630 orang dan melukai 926 lainnya. Sekitar 15.000 orang kehilangan tempat tinggal.
4. Gempa Alboran 2016
Gempa bermagnitudo 6,3 melanda lepas pantai Maroko pada 25 Januari 2016, tepatnya di Laut Alborian. Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun menderita serangan jantung akibat kepanikan saat gempa. Sekitar 26 orang terluka di daerah kantong Spanyol di Melilla yang terletak di perbatasan Maroko.
5. Gempa Ighil 2023
Gempa terakhir yang baru terjadi bertitik pusat di Kota Ighil, Provinsi Al Haouz, Jumat (8/9/2023). Korbannya telah menembus 2.000 orang, tepatnya 2.012, melebihi total korban gempa pada 2004 yakni 600 orang lebih. Kerusakan terparah terjadi di Marrakesh berjarak 72 km dari titik pusat gempa.
Marrakesh merupakan kota besar terdekat dengan episentrum gempa. Jumlah korban tewas diperkirakan masih bertambah seiring masih berlangsungnya pencarian.
Kota-kota besar di sekitarnya, yakni Ouarzazate, Essaouira, Safi, Agadir, Casablanca, dan Errachidia turut terdampak. Bahkan gempa ini juga dirasakan di negara tetangga, seperti Spanyol, Portugal, dan Aljazair.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









