Serangan Rusia Tewaskan Dua Orang Dan Membakar Gudang-gudang Di Lviv Ukraina

AKURAT.CO, Rusia menghantam tiga gudang industri dalam sebuah serangan pesawat tak berawak di kota Lviv, Ukraina Barat, yang menyebabkan kebakaran besar dan menewaskan sedikitnya dua orang, pada Selasa (19/9/2023).
Kepala Administrasi Militer Lviv mengatakan pasukan Rusia juga menggempur kota Kherson di bagian selatan Ukraina, menewaskan seorang polisi dan melukai dua warga sipil yang sedang berada di dalam sebuah bus listrik.
"Di pagi hari, seorang sersan polisi berusia 49 tahun terbunuh oleh tembakan artileri Rusia di Kherson," kata Menteri Dalam Negeri Ukraina, Ihor Klymenko.
Di Lviv, petugas pemadam kebakaran mengatasi kobaran api setelah tiga gudang industri dihantam dalam sebuah serangan sekitar pukul 5 pagi waktu setempat.
Baca Juga: Pertemuan Vladimir Putin Dan Kim Jong Un Bahas Masalah Militer Hingga Perang Ukraina
Foto-foto yang dirilis oleh Layanan Darurat Negara Ukraina menunjukkan kobaran api yang sangat besar menerangi langit di atas gudang-gudang yang terbakar.
Walikota Lviv, Andriy Sadovyi, mengatakan bahwa mayat seorang pria yang bekerja di salah satu gudang telah ditemukan di bawah reruntuhan.
Sadovyi menambahkan bahwa gudang-gudang tersebut menyimpan jendela, bahan kimia rumah tangga, dan bantuan kemanusiaan.
"Saya ingin menekankan bahwa ini adalah gudang industri biasa. Tidak ada militer yang disimpan di sana," kata gubernur regional Maxim Kozitsky di aplikasi pesan Telegram.
Dia mengatakan bahwa pasukan Rusia telah meluncurkan 18 pesawat tak berawak dalam serangan tersebut dan bahwa 15 di antaranya telah ditembak jatuh, termasuk tujuh pesawat yang berada di atas wilayah Lviv.
Angkatan udara Ukraina mengatakan Rusia telah meluncurkan total 30 drone dan satu rudal balistik Iskander dalam serangan di Ukraina semalam, dan 27 drone telah ditembak jatuh.
Baca Juga: Ukraina Lapor Kapal Angkatan Laut Rusia Rusak Parah Akibat Serangan Di Krimea
Tidak ada komentar langsung dari Rusia yang telah sering melakukan serangan udara di Ukraina sejak invasi skala penuh Rusia pada Februari 2022.
Rusia telah berulang kali menyerang infrastruktur yang penting bagi pertahanan, sistem energi, dan pertanian Ukraina, namun banyak warga sipil yang juga terbunuh.
Setidaknya tujuh orang tewas pada bulan Juli ketika sebuah rudal Rusia menghantam sebuah bangunan perumahan di Lviv, yang jauh dari garis depan.
Namun, mereka membantah sengaja menargetkan warga sipil atau infrastruktur sipil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








