Akurat
Pemprov Sumsel

Mengapa Negara-negara Islam Tidak Kerahkan Militer Bantu Palestina Perangi Israel?

Deni Muhtarudin | 2 November 2023, 19:12 WIB
Mengapa Negara-negara Islam Tidak Kerahkan Militer Bantu Palestina Perangi Israel?

 

AKURAT.CO Dunia internasional kini menaruh perhatian serius terhadap serangan Israel ke Jalur Gaza, Palestina, sejak Sabtu (7/10/2023).

Tak hanya kebengisan Israel, dunia juga turut menyoroti respons negara-negara Islam terkait perang yang terjadi.

Pada dasarnya, negara-negara Islam memang telah memberi respon terkait serangan Israel ke Gaza. Namun respons itu hanya berupa pernyataan dukungan terhadap rakyat Palestina atau pun kecaman terhadap Israel.

Selain itu, aksi nyata dukungan negara-negara Islam terhadap Palestina dapat dilihat juga melalui bantuan finansial untuk menopang kebutuhan warga Gaza seperti alat medis, obat-obatan, makanan dan sebagainya.

Baca Juga: Angelina Jolie Ikut Bela Palestina, Kritik Pemimpin Dunia Yang Tolak Gencatan Senjata

Namun hingga saat ini, tak ada negara-negara Islam yang membantu Palestina dengan mengerahkan pasukan militer untuk menyerang balik Israel.

Hal itu pun menimbulkan tanya mengapa negara Islam tak kunjung mengerahkan militernya? Berikut penjelasannya:

1. Tidak punya kesepakatan konkret

Negara-negara Islam diketahui masih terbagi ke beberapa bagian dalam menanggapi persoalan yang terjadi di Israel-Palestina. Hal itu pun menyebabkan tidak adanya kesepakatan konkret dalam negara-negara Islam untuk membantu Palestina.

Sebagian negara Islam menganggap bantuan kepada Palestina dengan melakukan serangan ke Israel hanya akan memperburuk kondisi saat ini.

"Saya belum melihat negara Arab mana pun yang tidak menyatakan dukungan untuk Palestina pada tingkat retoris, dan akan sangat sulit bagi mereka untuk mengatakan sebaliknya. Tapi apa yang mereka lakukan sangat berbeda," jelas H.A. Hellyer, sarjana politik Timur Tengah di Carnegie Endowment, Washington.

Tak hanya itu, beberapa negara Islam bahkan diketahui mulai menormalisasi hubungan diplomatik dengan Israel sejak beberapa tahun belakangan.

Terbaru, Arab Saudi telah terlibat pembicaraan dengan Israel dan Amerika Serikat terkait kemungkinan menjalin hubungan diplomatik dengan Israel.

Baca Juga: Deretan Produk Israel Yang Diboikot, Hampir Semua Eksis Di Indonesia, Dari Puma Hingga Burger King

2. Keamanan domestik

Negara-negara Islam memiliki hubungan diplomatik dengan negara Barat, yang mana negara-negara Barat tentu menginginkan stabilitas di Timur Tengah. Terlebih ada fakta bahwa mayoritas negara Barat mendukung Israel.

Dengan melakukan serangan ke Israel, dikhawatirkan nantinya justru akan merugikan negara yang melakukan serangan itu. Sanksi ekonomi dan politik pun akan menghantui mereka yang menyerang Israel.

AS dan sekutu Baratnya sudah terbiasa menggunakan taktik penjatuhan sanksi untuk melemahkan mereka yang dianggap berseberangan dengan kebijakan internasional Barat.

Selain itu, terdapat juga isu bahwa negara-negara Islam pun dengan negara-negara lainnya– takut terhadap kekuatan AS yang menjadi penyokong utama Israel. 

Diketahui, AS merupakan negara adidaya dengan kekuatan militer terbaik di dunia. 

Israel sendiri menerima pasokan uang dari AS setiap tahunnya. Pada 2016, AS melalui mantan presiden Obama menandatangani perjanjian untuk memberikan bantuan militer pada Israel sebesar USD38 miliar (Rp546 triliun) selama 2017-2028.

3. Kompleksitas konflik

Konflik yang terjadi antara Israel dan Palestina diyakini sebagai konflik yang kompleks karena di dalamnya dipengaruhi oleh berbagai aspek, mulai dari politik, etnis hingga agama.

Jika melakukan intervensi militer, ditakutkan akan memperkeruh situasi dan berpotensi menyebabkan persoalan yang lebih rumit lagi, hingga menyebabkan jatuhnya korban jiwa yang sangat besar. (Adinda Shafa Afriasti)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
W
Editor
Wahyu SK