Akurat
Pemprov Sumsel

Terbaru, Media Palestina Melaporkan Puluhan Orang Tewas dalam Serangan Udara Israel

Sulthony Hasanuddin | 16 Desember 2023, 16:03 WIB
Terbaru, Media Palestina Melaporkan Puluhan Orang Tewas dalam Serangan Udara Israel

AKURAT.CO Puluhan warga Palestina tewas di Gaza dalam serangan udara oleh Israel pada hari Sabtu (16/12/2023).

Kantor berita resmi Palestina, WAFA, melaporkan sedikitnya 14 orang tewas akibat serangan yang menghantam dua rumah di Jalan Gaza Lama di Jabalia dan puluhan orang tewas dalam serangan yang menghantam rumah lainnya.

Kantor berita Palestina itu melaporkan sejumlah besar warga sipil terjebak di bawah reruntuhan.

Militer Israel mengatakan pesawatnya menargetkan sebuah bangunan di Jabalia setelah mendapat serangan dan sejumlah militan Hamas diidentifikasi berada di atap bangunan tersebut.

Tidak jelas apakah bangunan yang disebut merupakan salah satu yang dilaporkan WAFA terkena serangan.

Lebih lanjut, Militer Israel mengatakan pasukannya menewaskan para militan yang bersembunyi di dua sekolah di Kota Gaza dan menyerbu apartemen di Khan Younis yang penuh dengan senjata.

Baca Juga: Update Terbaru, Pertempuran Israel-Hamas Guncang Gaza Korban Jiwa Tembus 19 Ribu

Militer Israel juga mengklaim telah menemukan apa yang mereka sebut sebagai infrastruktur bawah tanah yang digunakan oleh Hamas.

Namun, laporan tersebut tidak dapat diverifikasi secara independen.

Dengan pertempuran darat yang intens di Jalur Gaza yang sempit dan organisasi-organisasi bantuan yang memperingatkan akan terjadinya bencana kemanusiaan.

Militer Israel mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka telah membunuh tiga sandera yang ditahan oleh Hamas di Gaza setelah salah mengidentifikasi mereka sebagai ancaman.

Militer menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para sandera yang terbunuh dalam pertempuran, mengatakan akan ada transparansi penuh dalam penyelidikan atas insiden tersebut.

Israel yakin bahwa sekitar 20 dari 130 sandera yang masih ditahan di Gaza telah tewas.

Pertempuran antara Israel dan Hamas telah meningkat dalam dua minggu terakhir sejak gencatan senjata yang berlangsung selama seminggu runtuh.

Juru bicara pemerintah Israel, Eylon Levy mengatakan pihaknya memenangkan perang dan merendahkan Hamas dengan mengutip pengurangan jumlah roket yang ditembakkan ke Israel.

Namun, beberapa jam kemudian dan untuk pertama kalinya dalam beberapa minggu, terdengar suara sirene di Yerusalem dengan ledakan di atas kepala dari setidaknya tiga kali pencegatan oleh pertahanan udara Iron Dome Israel.

Baca Juga: Update Terbaru, Penduduk Gaza Kini Hadapi Penyakit Mematikan karena Kurangnya Air Bersih

Sayap bersenjata Hamas mengaku bertanggung jawab atas serangan roket yang mereka sebut sebagai balasan atas pembantaian Zionis terhadap warga sipil.

Sebagian besar dari 2,3 juta penduduk Gaza telah terusir dari rumah mereka selama dua bulan terakhir.

Badan-badan bantuan, yang memperingatkan akan adanya kelaparan massal dan penyakit, telah lama memohon kepada Israel untuk mempercepat pengiriman bantuan dengan membiarkan bantuan masuk secara langsung di Kerem Shalom di perbatasan Mesir, Israel, dan Gaza.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.