Houthi Yaman Klaim Tak Akan Hentikan Serangan ke Laut Merah hingga Israel Akhiri Perang di Gaza

AKURAT.CO Juru bicara Houthi Yaman melaporkan pihaknya tidak akan menghentikan serangan terhadap kapal-kapal yang terkait dengan Israel di Laut Merah, meskipun Amerika Serikat (AS) mengumumkan pasukan perlindungan maritim baru untuk melawan mereka.
"Bahkan jika Amerika berhasil memobilisasi seluruh dunia, operasi militer kami tidak akan berhenti tidak peduli pengorbanan yang harus kami keluarkan," ungkap Mohammed al-Bukhaiti, seorang pejabat senior Houthi, dalam sebuah unggahan di X, dikutip Kamis (21/12/2023).
Tidak hanya itu, pihak Houthi Yaman yang diwakili oleh al-Bukhaiti juga mengatakan mereka hanya akan menghentikan serangan jika kejahatan Israel di Gaza dihentikan.
"Kami hanya menghentikan serangan jika kejahatan di Israel dihentikan dan makanan, obat-obatan hingga bahan bakar diizinkan untuk menjangkau penduduk yang terkepung", tambahnya.
Baca Juga: Lagi Tentara Israel Unggah Foto Bahagia di Pantai Gaza, Netizen Indonesia: Ketelen Tsunami Kek Lo
Klaim al-Bukhaiti sendiri muncul setelah Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin, mengumumkan sebuah koalisi untuk melindungi perdagangan di Laut Merah setelah serangan-serangan organisasi Iran itu memaksa jalur-jalur pelayaran untuk menangguhkan operasinya.
Seperti diketahui, Houthi Yaman telah melancarkan serangan-serangan terhadap lebih dari selusin kapal-kapal komersial dalam upaya mereka untuk menekan Israel agar mengakhiri pembomannya terhadap Jalur Gaza.
"Serangan-serangan Houthi yang sembrono ini merupakan masalah internasional yang serius dan mereka menuntut tanggapan internasional yang tegas," kata Austin tentang koalisi 10 negara yang baru.
Ia mengatakan bahwa pasukan ini akan beroperasi dengan tujuan untuk memastikan kebebasan navigasi bagi semua negara dan meningkatkan keamanan dan kemakmuran regional.
Baca Juga: Tak Berhenti Berulah, Rumah Sakit Indonesia di Gaza Kini Jadi Markas Militer Tentara Israel
Setelah pengumuman AS tersebut, Mayor Jenderal Houthi, Yusuf al-Madani mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya siap menghadapi setiap negara yang menghalanginya dan Palestina.
"Setiap eskalasi di Gaza adalah eskalasi di Laut Merah... Setiap negara atau pihak yang menghalangi kami dan Palestina, kami akan menghadapinya," ungkap Yusuf al-Madani.
Dikutip dari Aljazeera, Juru bicara al-Bukhaiti juga mengatakan bahwa kelompok tersebut akan menghadapi koalisi yang dipimpin AS di Laut Merah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








