Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh Tiba-tiba Mengundurkan Diri, Ternyata Ini Alasannya

AKURAT.CO Perdana Menteri Otoritas Nasional Palestina, Mohammad Shtayyeh, secara resmi mengundurkan diri pada tanggal 26 Februari 2024.
Mohammad Shtayyeh menyatakan telah mengajukan surat pengunduran diri kepada Presiden Mahmoud Abbas, dengan mengutip situasi yang dihadapi oleh rakyat Palestina, perjuangan Palestina dan sistem politik Palestina dari serangan yang ganas yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Shtayyeh menggambarkan situasi Palestina saat ini sebagai menghadapi genosida, upaya pemindahan paksa, kelaparan di Gaza, intensifikasi kolonialisme, terorisme penjajah, dan invasi berulang-ulang ke wilayah Palestina.
“Hal ini terjadi mengingat apa yang dihadapi rakyat Palestina, perjuangan Palestina kita, dan sistem politik kita dari serangan yang ganas dan belum pernah terjadi sebelumnya,” ungkap Shtayyeh.
Otoritas Palestina berdiri pada pertengahan 1990-an sebagai pemerintahan sementara yang menunggu kemerdekaan setelah Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) menandatangani Perjanjian Oslo dengan Israel.
Basisnya berada di Ramallah, Tepi Barat, dan ia memerintah beberapa wilayah di sana secara mandiri.
Mohammad Shtayyeh juga membeberkan beberapa alasannya mengundurkan diri dari jabatan Perdana Menteri Palestina.
Dikutip dari Al Jazeera, dalam sebuah pernyataan di hadapan para wartawan di Ramallah, Shtayyeh mengumumkan keputusannya untuk mundur.
Ia mengungkapkan bahwa keputusan tersebut dipengaruhi oleh tingkat eskalasi yang belum pernah terjadi sebelumnya di Tepi Barat dan Yerusalem.
Selain itu, dia juga membahas pertempuran, genosida, dan kelaparan di Jalur Gaza yang telah mempengaruhi keputusannya.
Shtayyeh juga menyoroti upaya yang dilakukan untuk mengubah Otoritas Palestina menjadi sebuah lembaga administratif dan keamanan yang bebas dari pengaruh politik.
Pengunduran dirinya bertujuan untuk memungkinkan tercapainya konsensus yang lebih luas di antara rakyat Palestina tentang pengaturan politik pasca-agresi Israel di Jalur Gaza.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7Drone Buatan Inggris Dipakai Ukraina, Rusia Mengancam: Semakin Terlibat, Semakin Tinggi Harga yang Harus Dibayar!
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Prabowo dan Jokowi Kompak di Peringatan HUT RI, Gerindra: Hal yang Wajar
- 10Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk







