Akurat
Pemprov Sumsel

Militer Israel Janji Tanggapi Serangan Iran di Tengah Meningkatnya Seruan untuk Menahan Diri

Sulthony Hasanuddin | 16 April 2024, 11:45 WIB
Militer Israel Janji Tanggapi Serangan Iran di Tengah Meningkatnya Seruan untuk Menahan Diri

AKURAT.CO Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Senin kemarin, memanggil kabinet perangnya untuk kedua kali dalam 24 jam guna mempertimbangkan tanggapan terhadap serangan rudal dan drone Iran pada akhir pekan lalu.

Israel lantas menunggu kabar tentang bagaimana Netanyahu akan menanggapi serangan langsung pertama Iran tersebut ketika tekanan internasional untuk menahan diri meningkat.

Kepala Staf Militer, Herzi Halevi, mengatakan, Israel akan merespons serangan yang terjadi namun tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Baca Juga: Wajib Tahu Deretan Fakta Serangan Iran ke Israel, Salah Satunya Gunakan 300 Lebih Drone dan Rudal

"Peluncuran begitu banyak rudal, rudal jelajah, dan drone ke wilayah Israel akan ditanggapi dengan baik," katanya di Pangkalan Udara Nevatim, Israel Selatan, dikutip Selasa (16/4/2024).

Prospek pembalasan Israel lantas mengkhawatirkan banyak warga Iran yang sudah mengalami penderitaan ekonomi, kontrol sosial dan politik yang lebih ketat sejak protes pada tahun 2022-2023.

Serangan terhadap Israel dilancarkan Iran sebagai pembalasan apa yang dikatakannya sebagai serangan udara Israel pada 1 April terhadap kompleks kedutaannya di Damaskus, mengisyaratkan bahwa Iran tidak akan melanjutkan eskalasi lebih lanjut.

Meskipun serangan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa dan kerusakan yang berarti, namun tetap saja meningkatkan kekhawatiran akan terjadinya peperangan terbuka antara musuh lama.

Baca Juga: Serangan Iran ke Israel: Pertimbangan Politik, Militer, Ekonomi hingga Tanggapan Internasional

Serangan yang terjadi juga memicu kekhawatiran bahwa kekerasan yang berakar pada perang Gaza akan semakin meluas.

Sejak perang di Gaza dimulai pada bulan Oktober tahun lalu, bentrokan terus meletus antara Israel dan kelompok-kelompok yang bersekutu dengan Iran di Lebanon, Suriah, Yaman dan Irak.

Dengan tentara Israel yang melaporkan empat tentaranya terluka ratusan meter di dalam wilayah Lebanon pada Minggu malam.

Baca Juga: Menahan Diri, Amerika Serikat Pilih Tidak Ambil Bagian dalam Serangan Balasan Israel Terhadap Iran

Namun menanggapi serangan Iran, Presiden Joe Biden mengatakan bahwa Amerika Serikat tidak akan berpartisipasi dalam serangan balasan Israel.

Presiden Prancis, Kanselir Jerman, dan Menteri Luar Negeri Inggris juga menyampaikan hal yang serupa dengan menyerukan Israel untuk menahan diri akan serangan yang berlangsung.

Sementara itu Rusia, sekutu Iran, tidak memberikan respon secara terbuka akan serangan yang terjadi namun mendesak untuk menahan diri.

"Eskalasi lebih lanjut bukanlah kepentingan siapa pun," kata Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov.

Baca Juga: Eropa Bergabung dengan Amerika Serikat, Desak Israel Menahan Diri Terhadap Serangan Iran

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.