Apa Itu Heat Wave? Ini Dampak dari Gelombang Panas yang Disebut Menyerang Berbagai Negara di Asia

AKURAT.CO Heat Wave atau gelombang panas merupakan salah satu fenomena yang terjadi di beberapa negara Asia dan ASEAN karena suhu udara mencapai 40 derajat celcius.
Fenomena Heat Wave di Asia Tenggara beberapa bulan terakhir menyebabkan sejumlah sekolah ditutup karena meningkatnya kasus penyakit dan kematian.
Heat Wave merupakan fenomena alam yang jadi perbincangan saat ini, karena beberapa negara Asia terkena cuaca panas sangat ekstrem.
Mulai negara India, Bangladesh, lalu Filipina, Thailand, Kamboja, Myanmar, dan Vietnam, suhu biasanya lebih dari 40 derajat celcius. Sementara Suhu tertinggi mencapai 47-48 derajat celcius di Myanmar dan Filipina.
Baca Juga: Sederet Negara Asia Tenggara yang Dilanda Heatwave, Ada Indonesia?
Mengutip berbagai sumber, Jumat (3/5/2024), berikut ini penjelasan tentang apa itu Heat Wave atau gelombang panas ekstrem yang terjadi di Asia.
Apa Itu Heat Wave?
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut bahwa Heat Wave sebagai periode cuaca dengan suhu panas yang tidak biasa.
Heat Wave tersebut biasanya berlangsung selama setidaknya lima hari berturut-turut atau lebih, disertai dengan kelembaban udara yang tinggi.
Suhu maksimum harian di atas 5°C (9°F) atau lebih tinggi adalah fenomena kondisi udara panas yang berkepanjangan yang biasanya terjadi selama lima hari atau lebih secara berturut-turut.
Baca Juga: Gelombang Panas Cerberus Ancam Rekor Suhu Tertinggi Di Eropa
Menurut dinamika atmosfer, hal ini dapat terjadi karena udara panas terperangkap di suatu area.
Hal itu diakibatkan anomali dinamika atmosfer yang menghentikan aliran udara bergerak dalam skala yang luas, seperti ketika ada sistem tekanan tinggi yang terjadi dalam jangka waktu yang lama.
WHO menyatakan bahwa perubahan iklim ekstrem menyebabkan suhu global serta frekuensi dan intensitas gelombang panas meningkat di abad ke-21.
Sementara untuk suhu di sebagian besar wilayah Indonesia telah meningkat sebesar lima derajat, yang artinya berada di atas suhu rata-rata maksimum harian dan telah bertahan lebih dari lima hari.
Berdasarkan data rekapitulasi meteorologi BMKG selama 24 jam terakhir, suhu meningkat mulai di beberapa wilayah Indonesia.
Seperti Jayapura, Papua (35,6 celcius), Surabaya, Jawa Timur (35,4 celcius), Palangka Raya, Kalimantan Tengah (35,3 celcius), Pekanbaru- Melawi, Kalimantan Barat-Sabang, Aceh dan DKI Jakarta (34,4 celcius).
Namun, BMKG menyatakan bahwa peningkatan suhu tersebut tidak sebanding dengan peningkatan yang terjadi di beberapa negara Asia lain.
Baca Juga: Gelombang Panas Di India, 166 Orang Dilaporkan Tewas
Dampak Heat Wave
Kemeterian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan kepada masyarakat, tentang penyakit yang dapat muncul sebagai akibat dari cuaca panas ekstrem.
- Dehidrasi, hilangnya air dalam tubuh, stroke panas, dan iritasi kulit.
- Sakit kepala sebelah atau migrain karena paparan panas matahari berlebihan.
- Panas dalam.
- Suhu tubuh meningkat, yang menyebabkan demam.
Itulah penjelasan tentang fenomena Heat Wave yang sudah menyerang beberapa negara Asia, beserta dampak buruk dari gelombang panas bagi kesehatan tubuh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








