Besok, Dewan Keamanan PBB Akan Bertemu Terkait Kegagalan Peluncuran Satelit Korea Utara yang Diprotes Korsel, AS dan Jepang

AKURAT.CO Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akan bertemu secara terbuka pada hari Jumat mengenai kegagalan upaya Korea Utara meluncurkan satelit pengintaian militer baru.
Peluncuran satelit Korea Utara yang oleh Amerika Serikat digambarkan sebagai "perilaku sembrono dan mengganggu stabilitas."
Korea Utara mengatakan peluncuran tersebut berakhir dengan kegagalan pada hari Senin ketika mesin roket yang baru dikembangkan meledak dalam penerbangan.
Negara di bawah kepemimpinan Kim Jong Un itu kemudian menembakkan apa yang tampak seperti rudal balistik, kata pemerintah Jepang.
“Dewan Keamanan mempunyai tanggung jawab untuk melindungi perdamaian dan keamanan global,” kata Nate Evans, Juru Bicara Misi AS untuk PBB, Kamis (30/5/2024).
"Amerika Serikat mendesak semua anggota Dewan Keamanan untuk mengambil tanggung jawab ini dengan serius dan bersatu dalam mengutuk tindakan DPRK yang berbahaya dan melanggar perilaku hukum."
Evans menambahkan resolusi Dewan Keamanan yang relevan harus dilaksanakan sepenuhnya, dan DPRK harus bertanggung jawab atas pelanggarannya.
Selama beberapa tahun terakhir Dewan Keamanan PBB terpecah belah mengenai cara menangani Korea Utara.
Rusia dan China – yang mempunyai hak veto bersama dengan Amerika Serikat, Inggris dan Perancis – mengatakan bahwa sanksi yang lebih besar tidak akan membantu dan mereka ingin tindakan seperti itu dilonggarkan.
Baca Juga: PBB: Serangan Israel di Rafah Menghentikan 67% Bantuan ke Gaza
China dan Rusia mengatakan latihan militer gabungan yang dilakukan Amerika Serikat dan Korea Selatan memprovokasi Korea Utara.
Baca Juga: Heboh, Korea Utara Dituduh Mengirimkan Balon Propaganda yang Membawa Kotoran ke Korea Selatan
Sementara AS menuduh kedua negara itu menguatkan Korea Utara dengan melindungi negara tersebut dari sanksi yang lebih besar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








