Hamas Desak Amerika Serikat Agar Israel Segera Mengakhiri Perang Gaza

AKURAT.CO Seorang pejabat senior Hamas mendesak Amerika Serikat pada Senin (10/6/2024) untuk menekan Israel agar mengakhiri perang di Gaza.
Desakan Hamas juga terjadi menjelang rencana kunjungan Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken wilayah tersebut untuk mendorong upaya gencatan senjata.
Blinken dijadwalkan mengunjungi Mesir dan Israel pada hari Senin yang juga bertujuan untuk memastikan perang tidak meluas ke Lebanon.
Baca Juga: Gen Z Cari Instrumen Investasi Aman dan Imbal Hasil Menarik? Cobain SBR013
“Kami menyerukan kepada pemerintah AS untuk memberikan tekanan pada pendudukan untuk menghentikan perang di Gaza dan gerakan Hamas siap untuk menangani secara positif setiap inisiatif yang bisa mengakhiri perang,” kata pejabat senior Hamas, Sami Abu Zuhri.
Dalam kunjungannya yang kedelapan ke wilayah tersebut sejak militan Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober, Blinken juga dijadwalkan melakukan perjalanan ke Yordania dan Qatar pada minggu ini.
Dia dijadwalkan bertemu dengan Presiden Mesir, Abdel Fattah al-Sisi di Kairo sebelum melakukan perjalanan ke Israel pada Senin malam.
Di Tel Aviv, dia akan bertemu dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant.
Penduduk Palestina mengatakan bahwa tank-tank Israel telah berusaha untuk bergerak lebih jauh ke arah utara pada Senin dini hari dengan melewati Shaboura atau salah satu lingkungan kubu militan dan terpadat di jantung kota.
Baca Juga: Sinopsis Film Sekawan Limo, Kisah Horor Komedi Indonesia yang Digarap Komika Bayu Skak!
Pasukan tank Israel sejak itu telah merebut seluruh jalur perbatasan Gaza dengan Mesir yang membentang melalui Rafah hingga pantai Mediterania dan menyerbu banyak distrik di kota berpenduduk 280.000 jiwa.
Serangan Israel menyebabkan sekitar satu juta pengungsi yang selama ini berlindung di Rafah melarikan diri ke tempat lain.
Kunjungan Blinken terjadi setelah Presiden AS, Joe Biden pada 31 Mei menguraikan proposal gencatan senjata tiga fase dari Israel yang bertujuan untuk mengakhiri permusuhan secara permanen, pembebasan sandera Israel dan tahanan Palestina, dan rekonstruksi Gaza.
Baca Juga: HEBOH Kronologi Bule Curi Truk di Bali, Kabur hingga Terobos Bandara I Gusti Ngurah Rai
Serangan Hamas menewaskan 1.200 orang dan menyandera sekitar 250 lainnya. Sebagai tanggapan, Israel melancarkan serangan di Jalur Gaza yang telah menewaskan lebih dari 37.000 warga Palestina, kata Kementerian Kesejatan di Gaza yang dikuasai Hamas dalam laporan terbarunya pada hari Minggu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







