Akurat
Pemprov Sumsel

Sebelum Tiba di Vietnam, Putin dan Kim Jong Un Menandatangani Pakta Pertahanan Bersama di Korea Utara

Sulthony Hasanuddin | 20 Juni 2024, 16:13 WIB
Sebelum Tiba di Vietnam, Putin dan Kim Jong Un Menandatangani Pakta Pertahanan Bersama di Korea Utara

 

AKURAT.CO Presiden Rusia, Vladimir Putin menandatangani perjanjian yang mencakup janji pertahanan bersama dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un sebelum berangkat ke Vietnam.

Hal tersebut menjadi salah satu langkah paling signifikan Putin di Asia selama bertahun-tahun yang menurut Kim Jong Un setara dengan 'aliansi'. 

Janji Putin merombak seluruh kebijakan Rusia pasca-Soviet terhadap Korea Utara, sama seperti Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya di Asia mencoba mengukur seberapa jauh Rusia dapat memperdalam dukungannya terhadap satu-satunya negara yang telah menguji senjata nuklir pada abad ini.

Baca Juga: Trending! Vladimir Putin Disambut Karpet Merah dalam Kunjungan Kenegaraannya di Vietnam, Ternyata Bakal Bahas Ini

Pada kunjungan pertamanya ke Pyongyang sejak Juli 2000, Putin secara eksplisit mengaitkan semakin dalamnya hubungan Rusia-Korea Utara dengan semakin besarnya dukungan Barat terhadap Ukraina.

Putin mengatakan pihaknya dapat mengembangkan kerja sama militer dan teknis dengan Pyongyang.

Setelah pembicaraan, mereka menandatangani pakta kemitraan strategis komprehensif, yang menurut Putin mencakup klausul pertahanan bersama jika terjadi agresi terhadap salah satu negara. 

“Perjanjian kemitraan komprehensif yang ditandatangani hari ini antara lain memberikan bantuan timbal balik jika terjadi agresi terhadap salah satu pihak dalam perjanjian ini,” kata Putin. 

Dia mengatakan pengiriman persenjataan canggih dan jarak jauh Barat termasuk pesawat tempur F-16 ke Ukraina untuk menyerang Rusia melanggar perjanjian besar.

 Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Inggris: Harry Kane Kontra Rasmus Hojlund, Siapa Unggul?

“Sehubungan dengan hal ini, Rusia tidak mengecualikan pengembangan kerja sama teknis militer dengan Republik Demokratik Rakyat Korea,” pungkas Putin.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.