Sebelum Tiba di Vietnam, Putin dan Kim Jong Un Menandatangani Pakta Pertahanan Bersama di Korea Utara

AKURAT.CO Presiden Rusia, Vladimir Putin menandatangani perjanjian yang mencakup janji pertahanan bersama dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un sebelum berangkat ke Vietnam.
Hal tersebut menjadi salah satu langkah paling signifikan Putin di Asia selama bertahun-tahun yang menurut Kim Jong Un setara dengan 'aliansi'.
Janji Putin merombak seluruh kebijakan Rusia pasca-Soviet terhadap Korea Utara, sama seperti Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya di Asia mencoba mengukur seberapa jauh Rusia dapat memperdalam dukungannya terhadap satu-satunya negara yang telah menguji senjata nuklir pada abad ini.
Pada kunjungan pertamanya ke Pyongyang sejak Juli 2000, Putin secara eksplisit mengaitkan semakin dalamnya hubungan Rusia-Korea Utara dengan semakin besarnya dukungan Barat terhadap Ukraina.
Putin mengatakan pihaknya dapat mengembangkan kerja sama militer dan teknis dengan Pyongyang.
Setelah pembicaraan, mereka menandatangani pakta kemitraan strategis komprehensif, yang menurut Putin mencakup klausul pertahanan bersama jika terjadi agresi terhadap salah satu negara.
“Perjanjian kemitraan komprehensif yang ditandatangani hari ini antara lain memberikan bantuan timbal balik jika terjadi agresi terhadap salah satu pihak dalam perjanjian ini,” kata Putin.
Dia mengatakan pengiriman persenjataan canggih dan jarak jauh Barat termasuk pesawat tempur F-16 ke Ukraina untuk menyerang Rusia melanggar perjanjian besar.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Inggris: Harry Kane Kontra Rasmus Hojlund, Siapa Unggul?
“Sehubungan dengan hal ini, Rusia tidak mengecualikan pengembangan kerja sama teknis militer dengan Republik Demokratik Rakyat Korea,” pungkas Putin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








