Akurat
Pemprov Sumsel

Profil Paus Fransiskus, Pemimpin Tertinggi Umat Katolik yang Akan Berkunjung ke Indonesia untuk Perayaan Misa Akbar

Iim Halimatus Sadiyah | 8 Juli 2024, 12:13 WIB
Profil Paus Fransiskus, Pemimpin Tertinggi Umat Katolik yang Akan Berkunjung ke Indonesia untuk Perayaan Misa Akbar

AKURAT.CO Paus Fransiskus merupakan pemimpin tertinggi umat Katolik yang direncanakan akan melakukan kunjungan ke Indonesia.

Kunjungan Paus Fransiskus tersebut telah menarik perhatian dan pastinya sudah dinantikan oleh umat Katolik karena akan ada perayaan Misa Akbar.

Paus Fransiskus dijadwalkan merayakan misa akbar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, serta bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan sejumlah tokoh agama,

Mengutip berbagai sumber, Senin (8/7/2024), berikut ini profil Paus Fransiskus yang kedatangannya sudah dinantikan di Indonesia.

Baca Juga: Inilah Jadwal Resmi Kegiatan Paus Fransiskus Selama di Jakarta 3-6 September 2024

Profil Paus Fransiskus

Paus Fransiskus adalah Paus ke-266, dan dia juga menjabat sebagai kepala negara Vatikan. Dia terpilih sebagai Paus pada 13 Maret 2013, menggantikan Paus Benediktus XVI yang mengundurkan diri.

Paus Fransiskus diketahui lahir di Buenos Aires, Argentina, pada tanggal 17 Desember 1936, dan saat ini dikenal dengan banyak panggilan.

Paus Fransiskus biasa disebut dengan Francis, Francis I, dan masih banyak lagi sebutan yang ditujukan pada dirinya. Namun, Paus Fransiskus memiliki nama asli sebagai Jorge Mario Bergoglio.

Paus Fransiskus adalah orang pertama yang datang ke Amerika dan pernah menjabat sebagai Uskup Agung Yesuit Buenos Aires.

Baca Juga: Megawati dan Puan Maharani Bertemu Paus Fransiskus, Bicara Perdamaian Dunia

Fransiskus berasal dari keluarga Italia yang pindah ke Argentina. Ia menamatkan sekolah menengah atas dengan jurusan kimia sebelum bekerja di perusahaan pengolah makanan.

Saat itu, Fransiskus merasa terpanggil oleh gereja ketika berusia 21 tahun. Namun di usianya yang masih muda, Fransiskus mengaku menderita pneumonia yang menyebabkan salah satu paru-parunya diangkat.

Namun, ia masih dapat bertahan. Dia melanjutkan pendidikannya di Buenos Aires dan memperoleh gelar Master Filsafat. Setelah itu, ia mengajar teologi di salah satu sekolah menengah atas.

Fransiskus diangkat menjadi imam pada tahun 1969, dan pada tahun 1973 dia menjabat sebagai pemimpin Provinsial Jesuit Argentina.

Jabatan itu berakhir pada tahun 1979, sehingga dia mulai bekerja di universitas mulai tahun 1980-1986.

Fransiskus juga sempat pergi ke Jerman pada tahun akhir pekerjaannya untuk menyelesaikan tesis doktoralnya.

Setelah beberapa tahun, ia diangkat menjadi uskup pelengkap di Buenos Aires, Argentina, pada tahun 1992. Pada tahun 1998, ia kembali menjadi uskup agung Buenos Aires.

Selain itu, Fransiskus ditahbiskan menjadi kardinal pada tahun 2001. Selama menjabat di posisi ini, ia dikenal sebagai orang yang rendah hati dan sederhana di masyarakat. 

Bahkan, banyak masyarakat yang melihat Fransiskus sering berjalan kaki dan menggunakan transportasi umum saat keluar.

Terkadang, Fransiskus tidak lupa untuk mendorong keberadaan gereja di dalam masalah sosial.

Kini, Paus Fransiskus diisukan akan mengunjungi Indonesia dan menjadi Paus ketiga yang berkunjung ke Tanah Air, karena sebelumnya ada Paus Paulus VI telah mengunjungi Indonesia pada tahun 1970 dan Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1989.

Sebenarnya, kunjungan Paus sempat direncanakan pada tahun 2020, namun dibatalkan karena adanya pandemi Covid-19.

Sebagai gantinya, Paus juga akan mengunjungi Timur Leste, Papua Nugini, dan Singapura dari 2 hingga 13 September 2024.

Itulah profil lengkap tentang Paus Fransiskus yang memang terkenal dan memiliki banyak pengalaman di bidangnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.