Geger Ledakan Bom Dekat Sinagoga di Tel Aviv, Hamas dan Jihad Islam Klaim Serangan Sebagai Balasan Kematian Haniyeh

AKURAT.CO Hamas dan Jihad Islam mengklaim bertanggung jawab atas ledakan bom di dekat sebuah sinagoga di Tel Aviv pada hari Senin (19/8/2024).
Polisi Israel dan Badan Intelijen Shin Bet menggambarkan insiden ini sebagai serangan teroris.
Menurut laporan polisi di tempat kejadian, ledakan yang terjadi pada Minggu malam di ibu kota komersial Israel ini menewaskan seorang pria yang membawa bom dan melukai seorang pejalan kaki.
Baca Juga: Link Pendaftaran CPNS 2024 Dibuka Hari Ini! Cek Formasi, Syarat, dan Cara Buat Akun SSCASN
Juru bicara pemerintah Israel, David Mencer, mengatakan bahwa pria tersebut membawa ransel berisi bahan peledak yang meledak sebelum dia berhasil mencapai area yang lebih padat penduduknya.
Dalam pernyataan bersama, kedua kelompok militan Palestina mengatakan bahwa operasi syahid mereka di dalam wilayah Israel akan kembali menjadi fokus utama selama pembantaian dan kebijakan pembunuhan oleh penjajah terus berlanjut.
Pernyataan ini merujuk pada ofensif Israel di Gaza dan pembunuhan pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, di Teheran pada 31 Juli.
Israel belum mengklaim atau menyangkal tanggung jawab atas kematian Haniyeh di ibu kota Iran tersebut.
Perang di Gaza dimulai pada 7 Oktober tahun lalu ketika militan Hamas menyerbu perbatasan dan memasuki komunitas-komunitas Israel, menewaskan sekitar 1.200 orang dan menculik sekitar 250 sandera menurut data Israel.
Sejak saat itu, kampanye militer Israel telah meratakan sebagian besar wilayah Gaza dan menewaskan setidaknya 40.000 orang, menurut otoritas kesehatan di Gaza.
Ledakan di Tel Aviv pada hari Minggu terjadi sekitar satu jam setelah Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, tiba di Tel Aviv untuk mendorong gencatan senjata di Gaza guna mengakhiri perang yang telah berlangsung selama 10 bulan antara Israel dan Hamas.
Baca Juga: Wabah Mpox Cacar Monyet Terdeteksi di Indonesia, Berikut Doa untuk Menghindari Penyakit Ini
Urgensi untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata semakin meningkat di tengah kekhawatiran akan eskalasi yang lebih luas di kawasan ini.
Iran telah mengancam akan membalas terhadap Israel setelah pembunuhan Haniyeh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









