AKURAT.CO China menyatakan keprihatinan atas ledakan perangkat pager yang terjadi di Lebanon, yang menewaskan puluhan orang.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Cien, meminta semua pihak untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di wilayah tersebut. Lin menekankan bahwa China menolak tindakan yang melanggar kedaulatan dan keamanan Lebanon.
"Kami menentang tindakan apa pun yang melanggar kedaulatan dan keamanan Lebanon, dan kami prihatin dengan meningkatnya ketegangan," ujar Lin, dikutip dari Aa.com.tr, Jumat (20/9/2024).
Ledakan yang terjadi pada hari Selasa dan Rabu itu menargetkan perangkat pager dan unit nirkabel yang digunakan oleh Hizbullah dan petugas medis. Akibatnya, 37 orang tewas dan lebih dari 3.250 terluka.
Meski ada tuduhan keterlibatan Israel dalam insiden ini, pemerintah Israel belum memberikan komentar resmi. Beberapa perusahaan teknologi internasional, seperti Icom dari Jepang, telah membantah keterlibatan mereka dalam pembuatan perangkat yang meledak.
Sementara itu, perusahaan Taiwan, Gold Apollo, juga menolak tuduhan bahwa mereka memproduksi pager yang meledak. Penyelidikan lebih lanjut mengarah pada perusahaan BAC Consulting KFT yang berbasis di Hongaria, meskipun pemerintah Hongaria menyangkal keterlibatan mereka.
Hingga saat ini, penyelidikan mengenai sumber ledakan dan pihak yang bertanggung jawab masih berlangsung, di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









