Badai Milton Sebabkan Kerusakan Parah di Florida, 8 Orang Tewas

AKURAT.CO Tim penyelamat di Florida bergegas menyelamatkan penduduk yang terjebak akibat Badai Milton, yang melanda komunitas pesisir pada Kamis (10/10/2024).
Badai ini mengakibatkan kerusakan parah, termasuk hancurnya rumah, banjir lumpur dan munculnya beberapa tornado, yang menyebabkan setidaknya delapan orang tewas. Hanya dua minggu setelah Badai Helene, Milton memutuskan listrik bagi lebih dari 3 juta pelanggan.
Di antara penyelamatan yang dramatis, seorang anak laki-laki berusia 14 tahun ditemukan mengapung di atas pagar dan berhasil diselamatkan oleh tim penyelamat. Seorang pria juga diselamatkan setelah terjebak di peti es di Teluk Meksiko.
Meskipun kerusakan yang luas, banyak warga merasa beruntung, karena Milton tidak menghantam Tampa secara langsung. Badai ini melanda Siesta Key sebagai badai Kategori 3 pada Rabu malam.
Gubernur Ron DeSantis menyatakan keyakinan bahwa daerah tersebut akan pulih dengan cepat, meskipun harus menghadapi dua badai dalam waktu dekat.
"Anda menghadapi dua badai dalam beberapa minggu, tidak mudah untuk dilalui, tetapi saya telah melihat banyak ketahanan di seluruh negara bagian ini," ujar gubernur dalam pengarahan di Sarasota, dikutip dari Apnews.com, Jumat (11/10/2024).
Di antara korban, lima orang tewas akibat tornado di Spanish Lakes Country Club dan dua wanita tewas ketika pohon tumbang menghantam rumah mereka di Volusia County. Di tempat lain, upaya penyelamatan masih berlangsung, dengan lebih dari 340 orang dan 49 hewan peliharaan telah diselamatkan.
Warga setempat, Natasha dan Terry Shannon, merasa beruntung masih hidup meski rumah mereka kehilangan atap. Mereka kini berada di tempat penampungan bersama anak-anak dan cucu-cucu mereka.
Di Sarasota County, gelombang badai terburuk tercatat setinggi 8 hingga 10 kaki dan beberapa area mengalami hujan hingga 18 inci.
Di Pulau Anna Maria, para pekerja merasa beruntung tidak mengalami kerusakan parah. Sementara itu, di Punta Gorda, gelombang tinggi merusak kawasan bersejarah, mengakibatkan kerugian besar bagi penduduk.
Pada Kamis sore, Badai Milton bergerak menuju Samudra Atlantik sebagai siklon pasca-tropis dengan kecepatan angin 75 mph.
Kepala Polisi Pulau Anna Maria melaporkan tidak ada cedera atau kematian di daerah tersebut, memberikan harapan bagi para penduduk untuk kembali ke rumah mereka dengan selamat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








