Bashar al-Assad adalah Siapa? Mengenal Presiden Suriah yang Jadi Pembicaraan

AKURAT.CO Bashar al-Assad adalah nama yang sering muncul dalam berita internasional, terutama terkait dengan konflik berkepanjangan di Suriah.
Sebagai Presiden Suriah, Bashar al-Assad telah memimpin negara tersebut sejak tahun 2000, menggantikan ayahnya, Hafez al-Assad.
Artikel ini mengulas latar belakang, perjalanan karier, dan peran Bashar al-Assad dalam politik Suriah serta dampaknya terhadap situasi di negara tersebut.
Baca Juga: Terlibat Kejahatan Kemanusiaan Rezim Assad, Kolonel Suriah Anwar Raslan Dibui Seumur Hidup
Latar Belakang dan Pendidikan
Bashar al-Assad lahir pada 11 September 1965 di Damaskus, Suriah. Ia adalah putra kedua dari Hafez al-Assad, yang menjabat sebagai Presiden Suriah dari tahun 1971 hingga 2000.
Bashar al-Assad menempuh pendidikan di Universitas Damaskus dan lulus sebagai dokter mata pada tahun 1988. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan spesialisasi di London, Inggris.
Karier Politik
Karier politik Bashar al-Assad dimulai secara tidak terduga setelah kematian kakaknya, Bassel al-Assad, yang awalnya dipersiapkan sebagai penerus ayah mereka.
Bashar kembali ke Suriah dan mulai terlibat dalam politik.
Setelah kematian Hafez al-Assad pada tahun 2000, Bashar diangkat sebagai Presiden Suriah melalui referendum yang kontroversial.
Kepemimpinan dan Kebijakan
Sebagai Presiden, Bashar al-Assad awalnya dianggap sebagai reformis yang diharapkan membawa perubahan positif bagi Suriah.
Namun, harapan tersebut tidak sepenuhnya terwujud. Pada tahun 2011, gelombang protes yang dikenal sebagai Arab Spring melanda Suriah, menuntut reformasi politik dan ekonomi.
Pemerintahan Assad menanggapi dengan tindakan keras, yang memicu perang saudara berkepanjangan.
Perang Saudara Suriah
Perang saudara di Suriah telah menyebabkan krisis kemanusiaan yang parah, dengan jutaan orang mengungsi dan ribuan korban jiwa.
Bashar al-Assad tetap bertahan di tengah tekanan internasional dan upaya penggulingan oleh kelompok pemberontak.
Dukungan dari sekutu-sekutu seperti Rusia dan Iran memainkan peran penting dalam mempertahankan kekuasaannya.
Dampak Internasional
Kepemimpinan Bashar al-Assad menjadi sorotan internasional, terutama terkait tuduhan pelanggaran hak asasi manusia dan penggunaan senjata kimia.
Meskipun demikian, ia berhasil mempertahankan posisinya sebagai Presiden Suriah hingga saat ini, meskipun dengan tantangan yang terus berlanjut dari dalam dan luar negeri.
Kesimpulan
Bashar al-Assad adalah figur kontroversial yang telah memimpin Suriah melalui masa-masa sulit dan penuh konflik.
Dari latar belakang medis hingga menjadi Presiden, perjalanan kariernya penuh dengan tantangan dan kontroversi.
Kepemimpinannya membawa dampak besar bagi Suriah dan dunia internasional, menjadikannya salah satu tokoh yang paling banyak dibicarakan dalam politik global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








