Akurat
Pemprov Sumsel

Awal Tahun 2025: Serangan Israel di Gaza Tewaskan Sembilan Warga Palestina

Arief Rachman | 1 Januari 2025, 19:25 WIB
Awal Tahun 2025: Serangan Israel di Gaza Tewaskan Sembilan Warga Palestina

AKURAT.CO Tahun baru 2025 diwarnai duka mendalam di Jalur Gaza, Palestina. Sedikitnya sembilan warga Palestina, termasuk wanita dan anak-anak, tewas dalam serangan udara Israel pada Rabu (1/1/2025).

Tragedi ini terjadi di tengah eskalasi kekerasan yang terus melanda wilayah tersebut, menurut laporan otoritas kesehatan setempat.

Sebuah serangan drone Israel menghantam sebuah rumah di kamp pengungsi Bureij, Gaza tengah, menewaskan seorang wanita dan seorang anak serta melukai sejumlah orang lainnya.

Serangan serupa juga menghantam area lain di Bureij dan Nuseirat, meskipun informasi tentang korban di lokasi tersebut belum terkonfirmasi.

Di Gaza utara, serangan udara di sebuah rumah di Kota Jabalia merenggut tujuh nyawa. Korban termasuk beberapa anak yang menjadi saksi bisu dari kekerasan yang tak henti-henti.

Baca Juga: Ma'ruf Amin Sebut Pesantren adalah Pilar Keilmuan dan Moral Bangsa

Saksi mata menyebutkan bahwa serangan terus menyasar kawasan pemukiman di Beit Lahia dan Jabalia, menghancurkan rumah-rumah dan mengakibatkan luka serius pada banyak warga.

Sementara itu, di Gaza selatan, serangan di kawasan al-Fukhari, Khan Younis, menyebabkan sejumlah warga terluka.

Situasi di wilayah tersebut terus memburuk, dengan suara ledakan dan kepulan asap yang menjadi pemandangan sehari-hari.

Jumlah korban jiwa akibat serangan Israel di Gaza kini telah melampaui 45.500 orang.

Meskipun Dewan Keamanan PBB telah mengeluarkan resolusi yang mendesak gencatan senjata segera, serangan masih berlangsung tanpa henti.

"Ini bukan sekadar konflik, tetapi genosida terhadap rakyat Palestina," ujar seorang pengamat internasional.

November lalu, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant.

Baca Juga: Fahri Hamzah: Saatnya Indonesia Tinggalkan Politik Liberal, Perkuat Jati Diri Bangsa!

Keduanya dituduh melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Selain itu, Israel kini menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ), menambah tekanan hukum atas tindakannya di wilayah Palestina.

Serangan udara yang tak kunjung reda telah membuat Gaza, wilayah yang sudah terblokade selama lebih dari satu dekade, semakin terpuruk dalam krisis kemanusiaan.

Rumah-rumah hancur, keluarga kehilangan anggota tercinta, dan harapan akan perdamaian terasa semakin jauh.

Baca Juga: PKB Dukung Wacana Libur Sekolah Selama Bulan Ramadan, Banyak Positifnya

Tahun baru yang seharusnya menjadi awal harapan justru membawa derita bagi rakyat Palestina.

Dunia kini menunggu langkah konkret untuk menghentikan tragedi ini dan memberikan keadilan bagi mereka yang terdampak.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.