Akurat
Pemprov Sumsel

Setelah Covid-19, Kini Terdapat Virus Baru di China: Apa Itu HMPV dan Bagaimana Dampaknya?

Shalli Syartiqa | 4 Januari 2025, 13:28 WIB
Setelah Covid-19, Kini Terdapat Virus Baru di China: Apa Itu HMPV dan Bagaimana Dampaknya?

AKURAT.CO China kini menghadapi wabah virus baru yang dikenal sebagai Human Metapneumovirus (HMPV).

Setelah berhasil mengendalikan pandemi COVID-19, negara ini kini harus berhadapan dengan penyebaran cepat HMPV yang memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat dan pemerintah.

Sejak pertengahan Desember 2024, China melaporkan lonjakan signifikan dalam kasus HMPV.

Rumah sakit di beberapa daerah mengalami kesulitan menangani jumlah pasien yang terus meningkat.

Beberapa laporan menyebutkan bahwa rumah sakit kewalahan dan dalam keadaan darurat. Terutama anak-anak di bawah usia 14 tahun menjadi kelompok yang paling terpengaruh oleh virus ini.

Baca Juga: Begini Cara Cek Bantuan PKH 2025, Mudah Bisa Lewat Hp di Website dan Aplikasi Berikut!

Apa Itu HMPV?

Human Metapneumovirus (HMPV) adalah virus yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan akut.

Virus ini pertama kali diidentifikasi pada tahun 2001 di Belanda dan sejak saat itu telah menjadi perhatian global karena kemiripannya dengan virus pernapasan lainnya, seperti Respiratory Syncytial Virus (RSV) dan influenza.

HMPV dapat menyerang semua kelompok usia, tetapi lebih sering terjadi pada anak-anak, orang tua, dan individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Gejala HMPV

Gejala yang ditimbulkan oleh HMPV mirip dengan gejala flu atau COVID-19. Beberapa gejala umum meliputi:

- Batuk

- Demam

- Hidung tersumbat

- Sesak napas

- Mengi

Pada kasus yang lebih parah, terutama di kalangan bayi dan orang tua, infeksi ini dapat berkembang menjadi bronkitis atau pneumonia.

Masa inkubasi virus ini berkisar antara tiga hingga lima hari, dan penyebarannya terjadi melalui droplet atau aerosol dari batuk atau bersin.

Sebagai respons terhadap penyebaran HMPV, pemerintah China telah meningkatkan protokol penyaringan, deteksi, dan isolasi untuk menangani infeksi ini.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengimbau masyarakat untuk tetap waspada meskipun hingga saat ini belum ada laporan kasus HMPV di Indonesia.

Masyarakat disarankan untuk menjaga pola hidup sehat dan menerapkan perilaku hidup bersih guna memperkuat daya tahan tubuh

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.