Akurat
Pemprov Sumsel

Hari Kedua Idul Adha di Gaza: Serangan Israel Tewaskan 17 Warga Palestina, Termasuk Satu Keluarga

Syaiful Bahri | 8 Juni 2025, 00:00 WIB
Hari Kedua Idul Adha di Gaza: Serangan Israel Tewaskan 17 Warga Palestina, Termasuk Satu Keluarga

AKURAT.CO Hari kedua Idul Adha di Jalur Gaza berubah menjadi mimpi buruk. Saat sebagian besar umat Muslim merayakan hari suci penuh makna, warga Gaza kembali dihantui ledakan dan teriakan.

Serangan udara dan tembakan brutal dari pasukan Israel pada Sabtu dini hari (7/6/2025) menewaskan sedikitnya 17 warga sipil Palestina, di tengah kondisi krisis kemanusiaan yang kian parah.

Di Khan Younis, wilayah selatan Gaza, serangan mematikan menghantam tenda-tenda pengungsi.

Sebanyak 12 nyawa melayang, termasuk empat orang dari satu keluarga yang diduga sedang beristirahat saat bom menghantam area barat kota tersebut.

Lebih dari 40 orang lainnya mengalami luka-luka serius.

Tak jauh dari sana, di wilayah Rafah barat, pasukan Israel kembali memuntahkan peluru ke arah kerumunan warga yang tengah mengantre bantuan kemanusiaan. Lima orang dilaporkan tewas ditembak, sementara sejumlah lainnya luka-luka.

Ini bukan kali pertama warga Gaza menjadi target saat berusaha mengakses bantuan.

Sejak 27 Mei 2025, menurut data dari sumber-sumber Palestina yang dikompilasi Anadolu, setidaknya 115 orang telah dibunuh dalam insiden serupa. Lebih dari 580 orang luka-luka, dan sembilan lainnya masih dinyatakan hilang.

Baca Juga: 6 Tahun Bersama, Kandas karena Selingkuh: Kisah Salsabilla Audinna dan Arief Meivio Jadi Pelajaran Cinta yang Menohok

Ironisnya, tragedi ini terjadi saat dunia merayakan Hari Raya Idul Adha, momen yang seharusnya dipenuhi kedamaian dan refleksi spiritual.

Namun, bagi warga Gaza, ini adalah Idul Adha keempat yang mereka jalani dalam bayang-bayang perang—tanpa rumah, tanpa keamanan, tanpa kepastian hidup.

Sehari sebelumnya, pada Jumat (6/6/2025), 33 orang tewas akibat bombardir Israel di sejumlah titik di Jalur Gaza.

Perang yang tak kunjung berhenti ini telah menelan lebih dari 54.700 korban jiwa sejak dimulainya agresi militer Israel.

Gaza kini tak hanya porak-poranda secara fisik, tetapi juga secara kemanusiaan—kelaparan merajalela, dan banyak wilayah telah tidak lagi layak dihuni.

Ketika dunia menyalakan pelita Idul Adha, Gaza justru diselimuti asap dan darah.

Dan di tengah penderitaan ini, satu pesan menggema dari tanah yang terluka: Kemanusiaan tidak boleh diam.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.