Ketegangan Baru Polandia–Belarus, Biarawan Muda Dituduh Mata-Mata

AKURAT.CO Pemerintah Polandia menolak klaim Belarus yang menyebut seorang biarawan asal Kraków bekerja sebagai mata-mata untuk intelijen Warsawa. Mereka menilai penangkapan tersebut hanyalah bentuk provokasi politik dari rezim Presiden Alexander Lukashenko.
Biarawan Polandia Ditangkap di Belarus
Televisi pemerintah Belarus melaporkan pada Kamis (4/9/2025) bahwa seorang pria Polandia berusia 27 tahun ditahan atas tuduhan spionase. Menurut media Polandia, pria itu adalah seorang biarawan Karmelit bernama Grzegorz Gaweł dari Kraków.
Stasiun TV Belarus bahkan menayangkan rekaman yang disebut-sebut memperlihatkan Gaweł sedang diinterogasi oleh dinas keamanan. Ia dituduh mencoba merekrut warga Belarus lewat media sosial untuk mengumpulkan informasi terkait fasilitas militer dan latihan gabungan Rusia–Belarus yang dikenal sebagai Zapad. Dalam tayangan itu juga terlihat sosok yang diduga Gaweł menyerahkan dokumen di dalam sebuah mobil.
Respons Pemerintah Polandia
Pihak Polandia langsung membantah tuduhan tersebut. Jacek Dobrzyński, juru bicara menteri Polandia yang membawahi layanan khusus, menyebut langkah Belarus sebagai provokasi.
“Penangkapan warga Polandia oleh KGB Belarus merupakan provokasi lain yang ditujukan kepada negara kami. Layanan khusus Polandia tidak pernah menggunakan biarawan untuk mengumpulkan informasi militer,” tegas Dobrzyński.
Menteri Luar Negeri Polandia, Radosław Sikorski, juga menanggapi kasus ini. Ia menekankan bahwa pemerintah masih memverifikasi detail laporan dan tidak ingin berspekulasi terlalu jauh. Namun, ia menegaskan bahwa Polandia akan mengambil sikap tegas.
“Kami tahu rezim seperti apa Belarus ini, dan kami sudah melakukan konsultasi antarpemerintah tentang bagaimana menanggapi hal tersebut. Masalah ini tidak akan dibiarkan begitu saja,” kata Sikorski.
Konteks Hubungan Polandia–Belarus
Hubungan kedua negara memang sudah lama tegang. Belarus kerap dituding menahan warga Polandia untuk menekan Warsawa, yang dikenal sebagai pengkritik keras pemerintahan otoriter Lukashenko.
Selain kasus terbaru ini, Polandia juga menyoroti nasib warganya yang masih dipenjara di Belarus. Salah satunya adalah jurnalis Andrzej Poczobut, yang dipenjara karena memberitakan isu minoritas Polandia di negara tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







