Tabrakan Kereta di Meksiko: Bus Tingkat Terbelah Dua, 10 Orang Tewas

AKURAT.CO Tragedi tabrakan kereta di Meksiko mengguncang publik pada Senin (8/9). Sebuah kereta barang menghantam bus tingkat di kawasan industri Atlacomulco, sekitar 130 kilometer barat laut ibu kota Mexico City. Akibat insiden ini, 10 orang tewas dan sedikitnya 41 penumpang terluka, beberapa di antaranya kritis.
Kronologi Kecelakaan Atlacomulco
Kecelakaan maut terjadi sekitar pukul 07.00 pagi waktu setempat. Rekaman CCTV yang beredar di media sosial memperlihatkan momen ketika bus yang macet di perlintasan mencoba menyeberang rel.
Tiba-tiba, kereta barang datang dengan kecepatan tinggi dan menghantam tepat di bagian tengah bus. Benturan keras membuat bus terbelah dua: bagian depan terlempar ke sisi perlintasan, sedangkan bagian belakang terseret jauh ke arah berlawanan.
Atap bus tingkat milik perusahaan Herradura de Plata (Tapal Kuda Perak) tampak robek parah akibat hantaman kereta.
Menurut keterangan Badan Pertahanan Sipil Negara Bagian Meksiko, korban tewas terdiri dari tujuh perempuan dan tiga laki-laki. Sementara itu, Kejaksaan Negara Bagian telah membuka penyelidikan untuk mengungkap penyebab kecelakaan.
Seorang saksi mata, Miguel Sanchez (33), yang bekerja di pom bensin dekat lokasi, mengatakan mendengar klakson kereta sebelum kecelakaan.
“Kami mendengar suara benturan keras. Awalnya kami kira itu hanya tabrakan mobil, ternyata bus penuh penumpang,” ujarnya kepada AP.
Perusahaan kereta Canadian Pacific Kansas City of Mexico, yang berbasis di Calgary, Kanada, mengonfirmasi insiden ini. Mereka menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengirim tim untuk bekerja sama dengan pihak berwenang.
Perusahaan juga mengingatkan pengendara agar selalu mematuhi rambu lalu lintas di perlintasan kereta api. Sementara itu, pihak operator bus Herradura de Plata belum memberikan pernyataan resmi terkait tragedi ini.
Rangkaian Kecelakaan di Perlintasan Kereta Meksiko
Kecelakaan Atlacomulco ini menambah daftar panjang insiden di perlintasan sebidang di Meksiko. Laporan Badan Pengatur Transportasi Kereta Api mencatat lebih dari 800 kecelakaan tahun lalu, meningkat dibandingkan 602 kasus pada 2020.
Bulan lalu, enam orang tewas dalam kecelakaan kereta di Guanajuato. Pada 2019, sembilan orang juga meninggal setelah kereta barang menabrak bus penumpang di Queretaro, Meksiko Tengah.
Tragedi ini kembali memunculkan sorotan terhadap keselamatan perlintasan kereta api di Meksiko, yang dinilai masih rawan dan membutuhkan perhatian serius pemerintah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








