Duterte Disebut Alami Gangguan Kognitif, Pengacara Minta ICC Hentikan Proses Hukum

AKURAT.CO Pengacara mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengungkapkan kepada Mahkamah Pidana Internasional (ICC) bahwa kliennya mengalami defisiensi kognitif signifikan. Kondisi kesehatan itu terungkap dalam dokumen pembelaan bertanggal 18 Agustus yang dirilis pengadilan pada Kamis (11/9).
Dalam permohonan tersebut, tim kuasa hukum menyatakan Duterte, 80 tahun, mengalami gangguan yang memengaruhi ingatan, fungsi eksekutif harian, kemampuan visual konstruktif, serta orientasi terhadap tempat dan waktu, sehingga membatasi kemampuannya melakukan penalaran kompleks.
Pihak pembela menegaskan kondisi kesehatan itu membuat Duterte tidak layak untuk diadili, serta meminta Majelis Pra-Persidangan ICC menunda seluruh proses hukum tanpa batas waktu, karena kondisi tersebut diyakini tidak akan membaik.
Duterte ditangkap pada 11 Maret di Manila berdasarkan surat perintah ICC dan langsung diterbangkan ke Den Haag. Ia menghadapi tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan terkait ribuan kematian dalam operasi “perang melawan narkoba” selama masa kepemimpinannya pada 2016–2022.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







