Tujuh Negara Barat Kini Akui Palestina, Setelah Sebelumnya Menolak

AKURAT.CO Sejumlah negara yang dulu menolak, kini menyatakan siap mengakui kemerdekaan Palestina dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada September 2025. Gelombang pengakuan ini dipicu langkah Prancis yang lebih dulu mengumumkan pada 24 Juli lalu.
Presiden Emmanuel Macron menegaskan keputusan negaranya untuk mengakui Palestina sebagai bagian dari komitmen historis terhadap perdamaian.
“Sesuai komitmen historisnya untuk perdamaian yang adil dan abadi di Timur Tengah, saya memutuskan Prancis akan mengakui Negara Palestina. Saya akan membuat pengumuman resmi di Sidang Majelis Umum PBB pada September,” kata Macron.
Setelah Prancis, Inggris menyusul lewat pernyataan Perdana Menteri Keir Starmer pada 29 Juli. Ia menyebut solusi dua negara kini berada “di bawah ancaman” sehingga London harus segera bertindak.
Baca Juga: 10 Negara ini Menolak Palestina Merdeka, ada Tetangga Indonesia!
Pada hari yang sama, Perdana Menteri Malta, Robert Abela, juga menyatakan pengakuan serupa. “Posisi negara kami mencerminkan komitmen kami untuk menemukan solusi demi perdamaian abadi di Timur Tengah,” ujarnya.
Beberapa hari kemudian, 30 Juli, Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, menegaskan langkah Ottawa mendukung Palestina. Menurutnya, solusi dua negara adalah “satu-satunya solusi perdamaian” yang kini tengah terkikis.
Portugal juga bergabung pada 31 Juli. Perdana Menteri Luis Montenegro menilai perkembangan konflik terkini sangat mengkhawatirkan, baik secara kemanusiaan maupun karena adanya risiko aneksasi wilayah Palestina.
Australia menyusul pada 11 Agustus. Perdana Menteri Anthony Albanese menekankan negaranya ingin berkontribusi pada momentum internasional.
“Australia akan mengakui Negara Palestina pada Sidang Majelis Umum PBB ke-80 pada September, untuk berkontribusi pada momentum internasional menuju solusi dua negara, gencatan senjata di Gaza, dan pembebasan para tawanan,” ujarnya.
Baca Juga: Pawai Pro-Palestina Terbesar di Auckland, Desak Sanksi Israel atas Perang Gaza
Gelombang pengakuan ditutup oleh Belgia pada 2 September. Menteri Luar Negeri Maxime Prevot menilai keputusan itu perlu menyusul krisis kemanusiaan di Gaza.
“Belgia akan mengakui Palestina di Majelis Umum PBB! Dan sanksi tegas akan dijatuhkan kepada pemerintah Israel,” tulisnya di X.
Dengan langkah ini, tujuh negara Barat yang sebelumnya menolak kini menyatakan dukungan bagi Palestina, menambah daftar panjang negara yang mendorong lahirnya solusi dua negara di PBB.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









