Topan Super Ragasa Terjang Hong Kong dan Taiwan, Puluhan Tewas dan Ratusan Ribu Dievakuasi

AKURAT.CO Topan Super Ragasa menghantam Hong Kong pada Rabu (24/9) pagi dengan kekuatan yang disebut belum pernah terjadi dalam beberapa dekade. Angin kencang, hujan lebat, dan gelombang badai menghantam wilayah padat penduduk, menimbulkan kerusakan parah di berbagai titik kota.
Gelombang Badai Terjang Hotel Mewah
Salah satu insiden dramatis terjadi ketika air laut menerjang lobi sebuah hotel mewah di pusat kota. Hantaman ombak membuat air bah masuk ke dalam bangunan, memecahkan kaca dan membuat pengunjung panik.
Dampak Parah di Taiwan
Sebelum mencapai Hong Kong, Ragasa lebih dulu melanda Taiwan dengan curah hujan ekstrem. Hujan deras memicu jebolnya bendungan, menimbulkan gelombang air yang menewaskan sedikitnya 14 orang dan menghanyutkan sebuah jembatan di wilayah hilir.
Evakuasi Massal di Tiongkok Selatan
Di Tiongkok daratan, ratusan ribu penduduk dataran rendah dievakuasi. Media lokal menjuluki Ragasa sebagai “Raja Badai” karena kekuatan anginnya yang luar biasa. Stasiun cuaca di Kota Chuandao mencatat kecepatan angin mencapai 240 km/jam pada Rabu sore, rekor tertinggi di wilayah itu. Kecepatan ini setara dengan badai Kategori 3 hingga 4 dalam skala topan internasional.
Kesaksian Warga: Gelombang Setinggi Tiang Lampu
Seorang warga Hong Kong yang tinggal di kawasan pesisir menceritakan pengalaman mencekam saat gelombang badai menerjang.
“Kami sempat mengira badai terburuk sudah berlalu, tetapi tiba-tiba air pasang kembali naik dan menghantam halaman depan. Ombaknya bahkan lebih tinggi dari tiang lampu,” ujarnya.
Ia bersama anak-anak sempat terjebak banjir sebelum berhasil menyelamatkan diri.
Peringatan dan Imbauan
Otoritas cuaca Hong Kong dan Tiongkok masih mengeluarkan peringatan bahaya gelombang tinggi dan tanah longsor. Warga diminta tetap waspada dan menghindari perjalanan ke wilayah pesisir hingga kondisi dinyatakan aman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









