Banjir Bandang dan Longsor di Meksiko Tewaskan 28 Orang, Ribuan Rumah Rusak

AKURAT.CO Banjir besar yang disebabkan oleh hujan deras melanda sejumlah wilayah di Meksiko, menewaskan sedikitnya 28 orang dan menyebabkan puluhan lainnya hilang. Bencana ini juga memicu tanah longsor, merusak ribuan rumah, sekolah, rumah sakit, dan infrastruktur jalan raya.
Koordinator Nasional Pertahanan Sipil Meksiko, Laura Velazquez, mengatakan pada Jumat waktu setempat (10/10/2025) bahwa hujan deras di bagian tengah dan tenggara negara itu menyebabkan sungai meluap dan jalan runtuh. Dampaknya, pasokan listrik terputus di beberapa kota.
“Kami berupaya mendukung masyarakat, membuka jalan, dan memulihkan layanan listrik,” ujar Presiden Claudia Sheinbaum usai pertemuan dengan pejabat daerah.
Menurut data otoritas pertahanan sipil, 31 dari 32 negara bagian Meksiko mengalami hujan lebat. Wilayah yang paling terdampak antara lain Veracruz, Queretaro, Hidalgo, dan San Luis Potosi.
Korban Terbanyak di Hidalgo
Negara bagian Hidalgo menjadi wilayah dengan korban terbanyak, mencatat 16 kematian akibat banjir dan tanah longsor. Menteri Dalam Negeri Hidalgo, Guillermo Olivares Reyna, menyebut lebih dari 1.000 rumah, 59 rumah sakit dan klinik, serta 308 sekolah mengalami kerusakan.
Dampak di Puebla dan Veracruz
Di negara bagian Puebla, sebanyak 9 orang meninggal dunia dan 13 orang masih hilang. Sekitar 80.000 warga terdampak hujan lebat, sementara pipa gas di wilayah itu dilaporkan pecah akibat longsor.
Sementara itu di Veracruz, dua orang tewas, termasuk seorang polisi, dan 5.000 rumah rusak. Angkatan laut Meksiko mengevakuasi hampir 900 warga ke tempat penampungan.
Di Queretaro, seorang anak dilaporkan tewas setelah terjebak tanah longsor.
Infrastruktur Rusak dan Pemadaman Listrik
Hujan ekstrem juga memicu pemadaman listrik yang memengaruhi lebih dari 320.000 pengguna serta merusak hampir 1.000 kilometer jalan raya di enam negara bagian. Pemerintah Meksiko mengerahkan lebih dari 8.700 personel militer untuk membantu proses evakuasi dan pembersihan wilayah terdampak.
Ancaman Badai Tropis Raymond
Badan Meteorologi Meksiko memperingatkan bahwa Badai Tropis Raymond kini bergerak di lepas pantai Pasifik dan berpotensi mendarat pada Minggu. Raymond merupakan badai tropis ketiga yang melanda Meksiko dalam sepekan, setelah Badai Priscilla dan Siklon Octave.
Para ahli juga menyebut bahwa fenomena La Nina kembali memengaruhi Samudra Pasifik, yang dapat memperkuat badai tropis dan meningkatkan curah hujan ekstrem di wilayah Amerika Tengah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








