Rusia Serahkan 1.000 Jenazah Tentara Ukraina yang Gugur di Medan Perang

AKURAT.CO Pemerintah Ukraina mengonfirmasi telah menerima 1.000 jenazah prajuritnya yang gugur dalam perang melawan Rusia. Proses pemulangan jenazah itu merupakan bagian dari kesepakatan antara kedua negara yang juga mencakup pertukaran tawanan perang.
Melalui pernyataan resmi di media sosial, Markas Koordinasi Ukraina untuk Penanganan Tawanan Perang menyebut repatriasi dilakukan pada Kamis (23/10/2025). “Langkah-langkah repatriasi telah dilakukan hari ini. Seribu jenazah, yang menurut pihak Rusia adalah prajurit Ukraina, telah dikembalikan ke Ukraina,” tulis lembaga tersebut, seperti dikutip AFP, Jumat (24/10/2025).
Pihak Rusia juga mengonfirmasi bahwa 31 jenazah tentaranya telah dikembalikan dari wilayah Ukraina dalam proses yang sama. Pertukaran jenazah ini disebut sebagai bagian dari upaya kemanusiaan di tengah perang yang telah berlangsung sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022.
Markas Koordinasi Ukraina menyampaikan bahwa proses identifikasi terhadap jenazah yang dipulangkan akan segera dilakukan oleh otoritas penegak hukum. Lembaga itu juga mengucapkan terima kasih kepada Komite Palang Merah Internasional atas dukungannya dalam repatriasi tersebut.
Pertukaran jenazah serupa sebelumnya juga telah dilakukan beberapa kali. Pada Juli, Agustus, dan September 2025, Rusia menyerahkan total sekitar 1.000 jenazah tentara Ukraina. Hal ini mencerminkan besarnya intensitas pertempuran di berbagai garis depan yang masih aktif.
Sejak perang dimulai, puluhan ribu tentara dilaporkan tewas di kedua belah pihak, meski baik Rusia maupun Ukraina jarang mempublikasikan data resmi korban militer. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pernah menyebut pada Februari lalu bahwa lebih dari 46.000 prajurit Ukraina telah gugur dan puluhan ribu lainnya masih hilang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







