Dalam Forum Bisnis di Miami, Trump: Jadikan Amerika "Terjangkau" Lagi!

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan optimisme terhadap kondisi ekonomi negaranya saat berbicara di American Business Forum yang digelar di Miami, Rabu (5/11) waktu setempat.
Dalam pidatonya, Trump menilai perekonomian Amerika Serikat tengah berada di “masa keemasan”. Ia menyampaikan hal tersebut bertepatan dengan peringatan satu tahun kemenangan pemilihan presiden 2024.
“Kita memiliki ekonomi terbaik saat ini, meski banyak orang belum menyadarinya,” ujar Trump di Kaseya Center, Miami.
Forum bisnis tersebut dihadiri sejumlah tokoh ternama, antara lain peraih Nobel Perdamaian Maria Corina Machado, bintang sepak bola Lionel Messi, Presiden FIFA Gianni Infantino, serta para eksekutif perusahaan besar.
Trump menyoroti kenaikan indeks pasar saham, penciptaan lapangan kerja baru, serta pendapatan yang menurutnya meningkat melalui perjanjian dagang dengan negara lain. Ia menyebut periode pemerintahannya sebagai masa transisi dari “negara gagal” menjadi “negara sukses besar”.
Pidato Trump disampaikan tak lama setelah Partai Demokrat mencatat kemenangan dalam sejumlah pemilu lokal di New Jersey, Virginia, New York, dan California. Ia juga menyinggung isu ekonomi yang disebutnya menjadi perhatian utama pemilih dalam pemilu tersebut.
Trump kembali mengkritik mantan Presiden Joe Biden atas inflasi dan kenaikan harga kebutuhan pokok. Ia mengklaim harga barang, termasuk telur, mulai kembali stabil, serta berjanji menurunkan harga bahan bakar hingga sekitar dua dolar per galon.
“Langkah demi langkah, kita membuat Amerika kembali terjangkau,” katanya, seraya menyebut kebijakan pemerintahannya akan menurunkan harga bahan pokok dan suku bunga.
Trump juga menuding anggota Kongres dari Partai Demokrat mencoba menghambat kemajuan ekonomi dengan menuntut tambahan anggaran besar-besaran. Ia menyebut kebijakan Demokrat dapat mengembalikan Amerika pada masa “harga melonjak, biaya energi tinggi, dan perbatasan terbuka”.
Selain membahas ekonomi, Trump menyinggung perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan mata uang kripto, serta mengkritik pemerintahan sebelumnya yang dianggap menekan sektor kripto.
Acara tersebut sebagian besar didanai oleh Public Investment Fund, dana kekayaan negara milik Arab Saudi. Dalam pidatonya, Trump juga menyapa Duta Besar Arab Saudi untuk AS, Putri Reema Bandar al-Saud, yang hadir di forum tersebut.
Trump menutup pidatonya dengan menyebut kesepakatan Abraham (Abraham Accords) sebagai salah satu pencapaian diplomatik terbesar masa kepemimpinannya, dan berharap Arab Saudi dapat bergabung dalam upaya perdamaian dengan Israel di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








