Pejabat Bosnia Kirim Helm Nazi dan Surat Hinaan kepada Politikus Jerman

AKURAT.CO Menteri Perdagangan Luar Negeri dan Hubungan Ekonomi Bosnia, Staša Kosarac, memicu kontroversi besar setelah mengirim surat bernada menghina disertai helm unit paramiliter SS era Nazi kepada Perwakilan Tinggi Bosnia dan Herzegovina, Christian Schmidt, politikus Jerman yang merupakan pejabat pengawas perdamaian internasional di negara tersebut.
Isi Paket: Helm Nazi dan ‘Surat untuk Penjajah’
Kosarac, yang berasal dari partai SNSD pimpinan tokoh Serbia Bosnia Milorad Dodik, mengungkapkan aksi tersebut melalui akun Instagram pribadinya. Ia menyatakan telah mengirim “helm Nazi kepada Schmidt, sang penjajah,” lengkap dengan sebuah surat berjudul ‘Surat untuk Penjajah’.
Dalam unggahannya, Kosarac mengeklaim bahwa helm dengan simbol SS itu bukan hadiah, tetapi “pusaka leluhur Schmidt” yang disebutnya mewakili nilai-nilai yang “dijunjung oleh penjajah ini.” Ia tidak menjelaskan bagaimana dirinya memperoleh helm Nazi tersebut.
Sengketa Mandat Schmidt di Bosnia
Dodik dan para pejabat SNSD telah lama menolak legitimasi Schmidt sebagai Perwakilan Tinggi. Mereka berpendapat bahwa mandat Schmidt tidak disahkan oleh Dewan Keamanan PBB, sehingga kehadirannya dianggap tidak sah secara hukum di Bosnia dan Herzegovina.
Kosarac dalam pernyataannya menuduh Schmidt melakukan “manipulasi inkonstitusional” yang menurutnya telah merusak demokrasi di Bosnia. Ia juga menyebut Schmidt berada di balik “persidangan bermotif politik” terhadap Dodik, yang dinilai bertujuan melemahkan Republika Srpska, entitas mayoritas Serbia di Bosnia.
Latar Persidangan Dodik dan Krisis Politik
Pada Agustus lalu, pengadilan tingkat banding menjatuhkan hukuman satu tahun penjara kepada Dodik serta larangan enam tahun menjabat sebagai Presiden Republika Srpska karena menolak mematuhi keputusan Perwakilan Tinggi. Mandat kepresidenannya kemudian dicabut.
Walau sempat menyerukan boikot terhadap pemilihan presiden, Dodik akhirnya menerima putusan tersebut dan memilih mengganti hukuman penjara dengan denda.
Surat Bernada Ancaman kepada Perwakilan Tinggi
Dalam surat yang dikirim bersama helm Nazi itu, Kosarac menggambarkan Schmidt sebagai perwujudan kejahatan politik terhadap Republika Srpska. Ia menyatakan Schmidt kelak akan menghadapi pengadilan Nuremberg, merujuk pada persidangan pasca-Perang Dunia II terhadap tokoh Nazi.
Kosarac juga menuduh Schmidt datang secara ilegal ke Bosnia serta memastikan bahwa Perwakilan Tinggi tersebut akan segera meninggalkan negara itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







