Kerja di Supermarket di Usia 88 Tahun, Veteran AS Ini Dapat Bantuan Rp27 Miliar

AKURAT.CO Seorang veteran Angkatan Darat Amerika Serikat berusia 88 tahun akhirnya akan mendapatkan bantuan dana sebesar lebih dari USD 1,7 juta (sekitar Rp27,2 miliar) setelah kisah hidupnya viral di media sosial. Dana itu diharapkan dapat membantunya pensiun setelah bekerja penuh waktu di sebuah supermarket untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Nama pria tersebut adalah Ed Bambas. Kisahnya menjadi perhatian publik setelah seorang influencer asal Australia, Samuel Weidenhofer, mengunggah video percakapan mereka ke media sosial. Video itu kemudian viral dan telah disukai lebih dari 269.000 kali di Facebook.
Dalam video tersebut, Bambas menceritakan bahwa ia pernah bekerja di General Motors dan resmi pensiun pada 1999. Namun, pada 2012 ia kehilangan tunjangan pensiunnya setelah perusahaan itu bangkrut. Tidak hanya itu, ia juga kehilangan asuransi kesehatan tepat ketika istrinya sakit parah. Istrinya meninggal tujuh tahun lalu, dan Bambas hanya menerima sisa asuransi jiwa sebesar USD 10.000.
“Saya akhirnya menjual rumah dan semua properti. Itu satu-satunya cara bertahan,” ujarnya dengan suara bergetar dalam video itu.
Melihat kondisi tersebut, Weidenhofer kemudian membuat halaman GoFundMe untuk menggalang dana bagi Bambas.
Putra Bambas, Michael, mengatakan ia tidak mengetahui bahwa sang ayah menjadi viral sampai menerima pesan dari teman dan keluarga. Kepada NBC News, Michael menyebut ayahnya mengalami masa-masa sulit setelah kematian ibunya.
“Setelah ibu meninggal, saya sering menemukan ayah berjalan mondar-mandir di rumah, seperti tidak tahu harus melakukan apa,” katanya.
Menurut Michael, ayahnya bekerja kembali karena tagihan medis yang terus membengkak. Selama lima tahun terakhir, Bambas bekerja shift delapan jam, lima hari dalam seminggu.
Pihak Meijer, tempat Bambas bekerja di Michigan, mengatakan bahwa ia adalah anggota tim yang sangat dihargai dan dikenal ramah oleh pelanggan. Manajemen toko menyatakan akan memberikan dukungan tambahan setelah viralnya kisah tersebut.
Weidenhofer dijadwalkan menyerahkan hasil penggalangan dana itu kepada Bambas dalam sebuah acara khusus. Michael mengatakan bantuan tersebut memberi harapan baru bagi ayahnya.
“Sekarang ayah bisa mulai hidup untuk dirinya sendiri. Saya tidak tahu bagaimana cara berterima kasih kepada semua orang. Ini sungguh luar biasa,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





