Akurat
Pemprov Sumsel

Paus Leo Sampaikan Seruan Moral Hentikan Perang Meski Rusia "Tutup Kuping"

Kumoro Damarjati | 24 Desember 2025, 11:31 WIB
Paus Leo Sampaikan Seruan Moral Hentikan Perang Meski Rusia "Tutup Kuping"

AKURAT.CO Suasana Natal 2025 masih diselimuti bayang-bayang perang. Dari kediamannya di Castel Gandolfo, dekat Roma, Paus Leo XIV menyampaikan seruan moral kepada dunia agar menghentikan konflik bersenjata, setidaknya selama perayaan kelahiran Yesus Kristus. Namun, harapan itu diiringi kekecewaan mendalam karena Rusia dinilai tidak mengindahkan ajakan tersebut.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (24/12/2025), Paus Leo mengajak seluruh pihak yang memiliki niat baik untuk menghormati Natal sebagai momentum perdamaian. Ia menekankan pentingnya menghentikan kekerasan, meski hanya selama satu hari, demi memberi ruang bagi kemanusiaan.

Pemimpin tertinggi Gereja Katolik itu secara terbuka mengungkapkan kesedihannya atas sikap Moskow yang kembali menolak usulan gencatan senjata. Menurut Paus, penolakan tersebut menjadi salah satu hal yang paling melukai hati nuraninya di tengah situasi global yang rapuh.

Perang Rusia-Ukraina sendiri telah berlangsung sejak Februari 2022. Pemerintah Rusia berulang kali menepis permintaan penghentian tembakan dengan alasan gencatan senjata hanya akan menguntungkan posisi militer Ukraina.

Paus Leo berharap suara perdamaian tetap didengar dan konflik yang berlangsung di berbagai belahan dunia dapat dihentikan selama 24 jam penuh. Harapan itu disampaikan di tengah kabar terbaru dari medan perang, di mana Ukraina pada Selasa lalu menarik pasukannya dari sebuah kota di wilayah timur setelah pertempuran sengit melawan pasukan Rusia.

Di sisi lain, serangan berkelanjutan yang dilancarkan Moskow dilaporkan menewaskan sedikitnya tiga warga sipil serta menyebabkan pemadaman listrik bagi ribuan orang, di tengah suhu musim dingin yang ekstrem. Upaya diplomatik pun belum menunjukkan titik terang, meski para negosiator utama dari Rusia dan Ukraina berada di Miami akhir pekan lalu untuk melakukan pertemuan terpisah dengan pejabat Amerika Serikat yang berupaya mendorong akhir konflik.

Awal bulan ini, Paus Leo XIV sempat bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Saat ditanya mengenai kemungkinan memenuhi undangan Zelensky untuk berkunjung ke Ukraina, Paus menyatakan harapannya untuk dapat datang, meski menegaskan belum dapat memastikan waktu kunjungan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Paus Leo juga menilai pencarian solusi damai tanpa keterlibatan diplomatik negara-negara Eropa sebagai langkah yang tidak realistis. Ia turut mengingatkan bahwa rencana perdamaian yang diusulkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpotensi memicu perubahan besar dalam hubungan dan aliansi transatlantik.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.