Jumlah Korban Tewas Akibat Serangan di Pasar di Nigeria Meningkat Menjadi 50 orang

AKURAT.CO Jumlah korban tewas akibat serangan bersenjata di sebuah pasar di Negara Bagian Niger, Nigeria, bertambah menjadi sedikitnya 50 orang. Media lokal melaporkan, Minggu, bahwa serangan tersebut menimbulkan kepanikan dan duka mendalam di kalangan warga setempat.
Sekelompok pria bersenjata menyerbu Pasar Kasuwan Daji di Desa Demo pada Sabtu. Para pelaku dilaporkan menembaki warga secara membabi buta, menculik sejumlah orang, serta menjarah persediaan bahan makanan milik pedagang dan penduduk sekitar.
Jenazah para korban telah dimakamkan dalam prosesi pemakaman massal, sementara para korban luka dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Presiden Nigeria Bola Tinubu mengecam keras aksi kekerasan tersebut dan memerintahkan aparat keamanan untuk segera memburu serta menangkap para pelaku. “Mereka sedang menguji keteguhan bangsa ini dan harus menghadapi konsekuensi penuh atas tindakan kriminal mereka,” tegas Tinubu dalam pernyataan resmi.
Selain itu, Tinubu juga menginstruksikan aparat terkait untuk segera menyelamatkan seluruh warga yang diculik dalam serangan tersebut.
Negara Bagian Niger dalam beberapa pekan terakhir kerap dilanda serangan kelompok bersenjata, terutama di wilayah pedesaan yang rentan terhadap aktivitas kriminal dari kelompok yang beroperasi di kawasan hutan.
Sebelumnya, pada 21 November tahun lalu, kelompok bersenjata menculik 315 orang, terdiri atas 303 siswa dan 12 guru, dari Sekolah Katolik Swasta St. Mary di Papiri, Wilayah Pemerintahan Lokal Agwara. Sekitar 50 siswa berhasil melarikan diri pada hari pertama, sementara pemerintah federal kemudian memfasilitasi pembebasan 100 korban lainnya.
Pada 21 Desember, Menteri Informasi Nigeria Mohammed Idris mengumumkan bahwa seluruh siswa yang sempat disandera dalam insiden tersebut akhirnya berhasil dibebaskan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








