Bus Terbalik di Negara Bagian Alagoas, Brasil, Sedikitnya 16 Orang Tewas

AKURAT.CO Sebuah bus yang membawa rombongan pulang dari festival keagamaan di wilayah timur laut Brasil mengalami kecelakaan setelah keluar jalur di tikungan dan terbalik. Insiden tersebut menewaskan sedikitnya 16 orang, termasuk empat anak-anak, kata pejabat setempat.
Bus yang mengangkut sekitar 60 penumpang itu terguling di kawasan pedesaan negara bagian Alagoas pada Selasa waktu setempat. Sejumlah penumpang terpental keluar kendaraan, sementara lainnya terjebak di bawah badan bus yang ringsek.
Pemerintah regional Alagoas dalam pernyataan resmi menyebut korban tewas terdiri dari tujuh perempuan, lima laki-laki, dan empat anak-anak. Otoritas menyatakan penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan dan kasus ini dikategorikan sebagai insiden yang “sangat kompleks”.
Media Brasil melaporkan bus tersebut tengah dalam perjalanan pulang dari perayaan Our Lady of Candelaria di negara bagian Ceara, sebuah festival keagamaan yang setiap 2 Februari dihadiri ribuan umat.
Direktur Departemen Penerbangan Alagoas, Kolonel Andre Madeiro, mengatakan bus keluar jalur saat melintasi tikungan sebelum akhirnya terbalik. Timnya turut terlibat dalam operasi penyelamatan di lokasi kejadian.
“Bus keluar jalur di tikungan, lalu terbalik, dan beberapa penumpang terpental keluar. Sebagian lainnya terjebak di bawah kendaraan. Ini kecelakaan yang sangat buruk, bahkan tidak biasa,” kata Madeiro dalam konferensi pers.
Foto-foto yang beredar di platform media sosial X memperlihatkan bus dalam kondisi rusak parah tergeletak di sisi jalan, sementara sejumlah penumpang yang terluka duduk di sekitar lokasi menunggu pertolongan.
Para korban selamat, termasuk seorang anak yang mengalami luka serius, telah dilarikan ke rumah sakit dan masih menjalani perawatan medis.
Gubernur Alagoas, Paulo Dantas, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. “Saya menyatakan solidaritas kepada keluarga dan kerabat korban di masa duka yang mendalam ini,” tulisnya di media sosial. Pemerintah daerah menetapkan masa berkabung selama tiga hari.
Kecelakaan bus mematikan juga terjadi di wilayah timur laut Brasil pada Oktober lalu, ketika 17 orang tewas di negara bagian Pernambuco akibat sopir kehilangan kendali kendaraan.
Data Kementerian Transportasi Brasil mencatat lebih dari 10.000 orang meninggal dalam kecelakaan lalu lintas sepanjang 2024. Pada Desember tahun yang sama, sedikitnya 32 orang tewas dalam tabrakan antara bus penumpang dan truk di jalan raya negara bagian Minas Gerais. Insiden lain pada 2024 juga menewaskan tiga orang saat bus yang membawa tim sepak bola terbalik di jalan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








