Tentara AS Resah Para Komandan Bernarasi Perang Melawan Iran Sebagai Perang Keagamaan Akhir Zaman

AKURAT.CO Sejumlah anggota militer Amerika Serikat (AS) dari berbagai matra melaporkan komandan mereka menyampaikan bahwa perang AS-Israel melawan Iran merupakan bagian dari rencana ilahi menuju akhir zaman atau Armageddon. Laporan itu disampaikan melalui pengaduan resmi kepada lembaga pengawas independen, Military Religious Freedom Foundation (MRFF).
Dalam salah satu email pengaduan yang diperoleh kantor berita Anadolu, seorang bintara menyebut komandannya membuka pengarahan kesiapan tempur dengan meminta prajurit tidak takut terhadap operasi militer di Iran. Sang komandan, menurut pengaduan tersebut, mengatakan bahwa perang itu adalah bagian dari “rencana Tuhan” dan merujuk pada sejumlah ayat dalam Kitab Wahyu tentang Armageddon serta kembalinya Yesus Kristus.
MRFF merupakan organisasi nirlaba yang fokus pada perlindungan kebebasan beragama di lingkungan militer AS. Bintara yang mengirimkan pengaduan itu mengaku mewakili dirinya dan 15 anggota unitnya yang bertugas di kawasan dalam fungsi dukungan siaga. Identitasnya dirahasiakan demi menghindari kemungkinan tindakan balasan dari Departemen Pertahanan AS (Pentagon).
Menurut MRFF, sejak Presiden AS Donald Trump mengumumkan dimulainya serangan besar-besaran terhadap Iran pada Sabtu lalu, pihaknya telah menerima lebih dari 200 pengaduan dari lebih 50 unit militer berbeda. Serangan tersebut dilakukan AS bersama Israel.
Trump dalam beberapa pernyataan publik menyebut tujuan perang untuk membawa “kebebasan” bagi rakyat Iran. Namun, pernyataannya berubah-ubah dalam beberapa hari berikutnya. Pemerintah AS kemudian menegaskan misi militernya adalah menghancurkan program rudal balistik konvensional Iran dan kekuatan angkatan lautnya, menghentikan jaringan proksi regional Teheran, serta memastikan Iran tidak pernah memiliki senjata nuklir. Iran selama ini membantah berupaya mengembangkan senjata nuklir.
Dalam pengaduannya, bintara itu juga menyebut komandannya mengatakan Trump “diurapi oleh Yesus” untuk memicu Armageddon melalui perang di Iran. Ia menilai pernyataan tersebut melampaui batas dan mengejutkan banyak personel yang hadir dalam pengarahan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







