Akurat
Pemprov Sumsel

Kapal Perang Iran Tenggelam Ditembak Torpedo Kapal Selam AS di Dekat Perairan Sri Lanka

Fitra Iskandar | 5 Maret 2026, 11:53 WIB
Kapal Perang Iran Tenggelam Ditembak Torpedo Kapal Selam AS di Dekat Perairan Sri Lanka

AKURAT.CO Sebuah kapal perang Iran dilaporkan tenggelam akibat serangan torpedo kapal selam AS di Samudra Hindia. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyatakan torpedo tersebut menghantam dan menenggelamkan kapal perang Iran dalam operasi terbaru Washington.

Otoritas Sri Lanka menyebut 32 orang berhasil diselamatkan dari kapal yang membawa sekitar 180 awak tersebut. Angkatan Laut Sri Lanka juga menemukan 87 jenazah di lokasi kejadian yang berada di luar perairan teritorialnya. Menteri Luar Negeri Sri Lanka Vijitha Herath mengidentifikasi kapal itu sebagai IRIS Dena milik Iran.

Di sisi lain, Israel mengklaim telah menyerang sejumlah bangunan yang terkait dengan Basij, pasukan sukarelawan di bawah Garda Revolusi Iran yang sebelumnya terlibat dalam penindakan keras terhadap demonstran. Militer Israel juga menyatakan menyerang fasilitas yang berhubungan dengan komando keamanan internal Iran.

Baca Juga: AS Siap Berbagi Teknologi Kapal Selam Nuklir dengan Korea Selatan

Namun, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan struktur komando militer negaranya telah didesentralisasi. Menurutnya, unit-unit militer kini dapat bertindak berdasarkan perintah umum tanpa bergantung pada pusat komando, sehingga serangan terhadap pimpinan tidak akan melumpuhkan operasi secara keseluruhan.

Televisi pemerintah Iran menayangkan gambar reruntuhan bangunan di Teheran akibat serangan udara. Serangan juga dilaporkan terjadi di Kota Qom, termasuk pada gedung yang dikaitkan dengan panel ulama yang bertugas memilih pemimpin tertinggi Iran berikutnya. Media Iran menyebut gedung tersebut kosong saat serangan terjadi.

Dalam pengarahan di Pentagon, Hegseth tidak memberikan batas waktu pasti terkait operasi militer AS. “Bisa empat minggu, bisa enam, delapan, atau tiga. Kami yang menentukan tempo,” ujarnya. Laksamana Brad Cooper, komandan militer tertinggi AS di Timur Tengah, menyatakan sistem pertahanan udara Iran serta sejumlah rudal balistik dan peluncurnya telah dihancurkan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.