Akurat
Pemprov Sumsel

Perkembangan Terbaru Perang AS-Israel vs Iran Hari Ini, Saling Balas Serangan, Zona Tempur Semakin Luas

Fitra Iskandar | 5 Maret 2026, 13:21 WIB
Perkembangan Terbaru Perang AS-Israel vs Iran Hari Ini, Saling Balas Serangan, Zona Tempur Semakin Luas
Ibu Kota Iran Teheran saat diserang AS-Israel Sabtu (28/2). Foto: AFP

AKURAT.CO Israel melancarkan serangan udara ke Lebanon pada Kamis (5/3), sementara sistem pertahanan udara negara itu mencegat sejumlah rudal yang ditembakkan Iran. Eskalasi konflik yang dipicu operasi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran kini meluas dan memicu ketegangan baru di sejumlah negara kawasan Timur Tengah.

Media Iran, Tasnim, melaporkan bahwa beberapa ledakan terdengar di ibu kota Teheran pada Kamis pagi. Pemerintah Iran juga mengaktifkan sistem pertahanan udaranya menyusul serangan yang terjadi di tengah meningkatnya ketegangan.

Ledakan tersebut terjadi setelah Iran menembakkan beberapa gelombang rudal ke wilayah Israel pada Kamis dini hari.

Sementara itu, serangan udara Israel sebelum fajar menghantam wilayah pinggiran Beirut yang dikenal sebagai basis kuat kelompok Hizbullah. Kelompok yang didukung Teheran tersebut sebelumnya bersumpah akan membalas kematian pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas pada awal perang Sabtu lalu.

Baca Juga: Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain karena Dianggap Bantu Militer AS

Israel mengatakan telah memperingatkan warga setempat untuk mengungsi sebelum serangan dilakukan. Pada saat yang sama, militer Israel juga mengaku tengah berupaya mencegat gelombang baru rudal yang ditembakkan Iran.

Meski militer Amerika Serikat sebelumnya mengklaim telah melumpuhkan sebagian besar kemampuan militer Iran, Teheran tetap bersumpah akan memberikan balasan keras atas serangan tersebut.

Garda Revolusi Iran pada Rabu bahkan mengklaim telah menutup Selat Hormuz, jalur strategis di Teluk yang dilalui sekitar 20 persen perdagangan minyak mentah dunia.

Dalam pernyataan resmi, komando militer Iran memperingatkan bahwa tindakan Amerika Serikat dapat memicu keruntuhan infrastruktur militer dan ekonomi di kawasan tersebut.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.