Ditantang Iran Bertempur di Darat, Begini Jawaban Donald Trump

AKURAT.CO Amerika Serikat hanya menggempur Iran dari udara, sejak pertama meluncurkan serangan ke Negeri Para Mullah itu, Sabtu lalu. Sampai hari ini, tidak ada tanda-tanda pasukan AS akan melancarkan serangan lewat darat atau invasi darat.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa rencana pengiriman pasukan darat AS ke Iran saat ini tidak perlu dipertimbangkan. Ia bahkan menyebut langkah tersebut sebagai “pemborosan waktu”.
Dalam wawancara melalui telepon dengan NBC News pada Kamis (6/3), Trump menanggapi pernyataan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi yang sebelumnya mengatakan Iran siap menghadapi kemungkinan invasi darat dari Amerika Serikat maupun Israel.
“Itu pemborosan waktu. Mereka sudah kehilangan segalanya. Mereka kehilangan angkatan laut mereka. Mereka kehilangan semua yang bisa mereka kehilangan,” kata Trump.
Trump juga menilai pernyataan Araghchi soal kesiapan Iran menghadapi invasi darat tidak memiliki arti penting.
Baca Juga: Google Matikan Fitur Maps Di Gaza, Ikuti Perintah Israel Guna Kelancaran Serangan Darat
Meski demikian, Trump menegaskan bahwa pemerintahannya ingin merombak struktur kepemimpinan Iran secepat mungkin.
“Kami ingin masuk dan membersihkan semuanya. Kami tidak ingin seseorang yang kemudian membangun kembali kekuatan itu dalam 10 tahun,” ujarnya.
Trump mengaku sudah memiliki sejumlah nama yang dinilai layak memimpin Iran di masa depan, tetapi ia menolak mengungkapkan identitas kandidat tersebut.
Trump Ingin Terlibat Tentukan Pemimpin Baru Iran
Trump sebelumnya juga menyatakan ingin terlibat langsung dalam penunjukan pemimpin baru Iran setelah pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada awal konflik akhir pekan lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









