Iran Klaim Lebih dari 4.000 Bangunan Sipil Rusak Akibat Serangan AS–Israel

AKURAT.CO Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga menghancurkan ribuan infrastruktur sipil. Data terbaru dari Bulan Sabit Merah Iran menunjukkan kerusakan luas pada permukiman, fasilitas umum, hingga layanan kesehatan sejak serangan dimulai pada 28 Februari.
Kepala Bulan Sabit Merah Iran, Pir-Hossein Kolivand, pada Jumat (6/3) mengatakan sedikitnya 3.646 rumah dan fasilitas sipil telah menjadi sasaran serangan.
“Sejauh ini 3.646 rumah dan fasilitas sipil telah menjadi target, sementara 528 unit komersial hancur total,” kata Kolivand seperti dikutip kantor berita Mehr.
Menurutnya, kerusakan tersebut menunjukkan bahwa serangan tidak hanya menyasar instalasi militer, tetapi juga berdampak pada kawasan permukiman dan pusat kegiatan ekonomi masyarakat.
Hancurnya ratusan unit usaha juga diperkirakan akan memperburuk kondisi ekonomi warga serta mengganggu mata pencaharian di berbagai wilayah yang terdampak.
Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan Rusak
Serangan juga dilaporkan merusak sektor kesehatan Iran. Kolivand menyebut tiga rumah sakit terpaksa menghentikan layanan akibat kerusakan parah, sementara 14 pusat kesehatan lainnya mengalami kerusakan akibat pemboman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







