Akurat
Pemprov Sumsel

PM Belanda Rob Jetten Kritik Aksi Amerika Serikat-Israel Menyerang Iran

Fitra Iskandar | 7 Maret 2026, 21:58 WIB
PM Belanda Rob Jetten Kritik Aksi Amerika Serikat-Israel Menyerang Iran
Perdana Menteri Belanda Rob Jetten. Foto: Getty

AKURAT.CO Perdana Menteri Belanda Rob Jetten menyatakan serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran tidak sejalan dengan hukum internasional. Namun ia juga mengakui Iran selama ini menimbulkan ancaman terhadap stabilitas kawasan.

Pernyataan itu disampaikan Jetten dalam konferensi pers mingguan di The Hague, Jumat (7/3/2026).

“Baik serangan terhadap Iran pekan lalu maupun pembalasan yang tidak dapat diterima dari Iran terhadap negara-negara di kawasan berada di luar kerangka hukum internasional,” kata Jetten kepada wartawan.

Pernyataan tersebut menunjukkan posisi pemerintah Belanda mulai mendekati sejumlah negara Eropa lain, seperti Spanyol dan Prancis, yang mempertanyakan legalitas perang tersebut.

Baca Juga: Presiden Iran Masoud Pezeshkian Minta Maaf kepada Negara Tetangga yang Sempat Diserang

Meski demikian, Jetten mengatakan pemerintah Belanda memahami alasan di balik serangan awal terhadap Iran, mengingat ancaman yang selama ini ditimbulkan Teheran terhadap rakyatnya sendiri maupun stabilitas kawasan.

Ia menegaskan komunitas internasional tetap harus mempertahankan prinsip hukum internasional dan mengupayakan solusi diplomatik, meskipun situasi saat ini sulit.

Pertanyakan Tujuan Operasi Militer

Jetten juga mempertanyakan tujuan akhir dari kampanye militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

“Pertanyaan utamanya adalah: kapan serangan ini akan dianggap berhasil?” ujarnya.

Ia mengatakan pemerintah Belanda perlu memahami terlebih dahulu tujuan dan strategi di balik operasi militer tersebut sebelum menentukan apakah mendukung metode yang digunakan Washington dan Tel Aviv.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tujuan utama kebijakan negaranya terhadap Iran adalah “penyerahan tanpa syarat” dari kepemimpinan Republik Islam tersebut.

Belanda Diminta Dukung Kapal Induk Prancis

Dalam kesempatan yang sama, Jetten juga mengungkapkan bahwa Prancis meminta dukungan Belanda untuk operasi pertahanan kapal induk Charles de Gaulle aircraft carrier di kawasan Laut Mediterranea.

Permintaan tersebut akan dipertimbangkan pemerintah Belanda selama akhir pekan sebelum keputusan resmi diambil.

 Sumber: Politico

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.