Israel Tembakkan Rudal ke Iran Sesaat Setelah Mojtaba Khamenei Terpilih sebagai Pemimpin Tertinggi

AKURAT.CO Majelis Pakar Iran mengumumkan Minggu (9/3/2026) bahwa Ayatollah Mojtaba Khamenei telah resmi dipilih sebagai Pemimpin Tertinggi baru Republik Islam Iran, beberapa hari setelah media Iran International pertama kali melaporkan pemilihannya. Keputusan ini diambil di tengah tekanan dari Garda Revolusi Iran.
Meski ulama dan pejabat Iran menegaskan pemilihan telah dilakukan secara sah, masih terdapat perbedaan pendapat mengenai waktu dan cara pengumuman publik.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menekankan, “Teheran akan terus menanggapi setiap serangan, meskipun kami telah menyampaikan permintaan maaf kepada negara-negara di kawasan dan menegaskan bahwa Iran tidak berniat menyerang mereka.”
Baca Juga: Perang Iran-Israel: Ini Nasib Penyelenggaran Haji 2026
Sementara itu, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memperingatkan bahwa pemimpin Iran berikutnya tidak akan bertahan lama tanpa persetujuan Washington.
Dalam wawancara dengan ABC News, Trump juga menyatakan keprihatinannya atas kemungkinan operasi darat yang melibatkan kelompok Kurdi: “Saya tidak ingin Kurdi masuk dan terbunuh saat melawan rezim Iran.”
Ketegangan di Iran meningkat seiring dengan serangan rudal dan ledakan yang terus dilaporkan pada Minggu, termasuk di Teheran, Tabriz, Isfahan, Bandar Abbas, Ahvaz, dan wilayah sekitar Yazd.
Menurut laporan media Israel yang mengutip pejabat setempat, pada Sabtu malam Israel menargetkan 30 tangki penyimpanan minyak di berbagai lokasi di Iran, dengan video yang beredar menunjukkan kebakaran besar di beberapa fasilitas.
Keadaan ini menegaskan eskalasi ketegangan regional, di mana pemilihan kepemimpinan baru Iran terjadi bersamaan dengan serangan militer yang melibatkan infrastruktur energi strategis negara tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










