Rusia Menjawab Kabar Mojtaba Khamenei Dirawat di Moskow

AKURAT.CO Rusia membantah laporan yang menyebut pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, dipindahkan secara rahasia ke Moskow untuk menjalani operasi setelah dilaporkan mengalami luka serius.
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan pemerintah Rusia tidak akan mengomentari laporan tersebut. “Kami tidak mengomentari laporan seperti itu,” kata Peskov ketika menanggapi pemberitaan media asing yang menyebut Mojtaba dirawat di Rusia.
Sebelumnya, media Kuwait Al‑Jarida melaporkan bahwa Mojtaba secara diam-diam dipindahkan ke Moskow untuk menjalani operasi. Media tersebut mengutip sumber pejabat tinggi Iran yang menyebut operasi itu telah berhasil dan Mojtaba kini sedang menjalani masa pemulihan di sebuah rumah sakit di kompleks kepresidenan Rusia.
Menurut laporan itu, Presiden Rusia Vladimir Putin disebut telah menghubungi Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada 12 Maret untuk menawarkan perawatan medis. Pada malam harinya, Mojtaba dilaporkan diterbangkan ke Rusia menggunakan pesawat militer Rusia dengan didampingi tim medis.
Sumber yang sama menyebut otoritas intelijen Iran memilih memindahkan Mojtaba ke luar negeri karena khawatir fasilitas medis di Iran dapat menjadi sasaran serangan Israel di tengah eskalasi konflik.
Baca Juga: Megawati Kirim Surat ke Mojtaba Khamenei, Ucapkan Selamat Usai Ditunjuk Jadi Pemimpin Tertinggi Iran
Mojtaba diangkat sebagai pemimpin tertinggi Iran pada 8 Maret menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang dilaporkan tewas dalam serangan udara Amerika Serikat dan Israel pada akhir bulan lalu.
Namun hingga kini Mojtaba belum muncul di hadapan publik, sehingga memicu spekulasi mengenai kondisi kesehatannya. Pada 12 Maret, ia merilis pernyataan pertama melalui televisi pemerintah Iran yang dibacakan oleh pembawa berita.
Militer Israel menilai Mojtaba kemungkinan mengalami luka di bagian kaki pada hari pertama perang. Pemerintah Amerika Serikat juga menyinggung kemungkinan tersebut. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth sebelumnya mengatakan ada kemungkinan pemimpin tertinggi baru Iran itu mengalami cedera.
Sejumlah laporan media bahkan menyebut Mojtaba berada dalam kondisi koma. Media Inggris The Guardian melaporkan bahwa ia dirawat secara rahasia di rumah sakit.
Pemerintah Iran membantah spekulasi tersebut. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan tidak ada masalah dengan keselamatan Mojtaba dan menyatakan pemimpin baru Iran itu tetap menjalankan tugasnya sesuai konstitusi.
Sumber: The Chosun
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








