Akurat
Pemprov Sumsel

NATO Tarik Seluruh Pasukan dari Misi di Irak Imbas Perang Iran

Fitra Iskandar | 21 Maret 2026, 07:54 WIB
NATO Tarik Seluruh Pasukan dari Misi di Irak Imbas Perang Iran
Panglima Tertinggi Sekutu NATO di Eropa, Jenderal Angkatan Udara AS Alexus Grynkewich. Foto: JPost

AKURAT.CO Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO) menarik seluruh pasukannya dari misi penasihat di Irak, Jumat (20/3). Langkah ini dilakukan seiring meluasnya dampak perang Iran ke kawasan Timur Tengah.

Panglima Tertinggi Sekutu NATO di Eropa, Jenderal Angkatan Udara AS Alexus Grynkewich, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Irak dan negara-negara anggota yang membantu proses relokasi personel NATO secara aman dari Irak.

Dalam pernyataannya, NATO menyebut seluruh personel misi telah dipindahkan dari Timur Tengah ke Eropa. Seorang pejabat NATO yang enggan disebutkan namanya mengatakan jumlah pasukan yang ditarik mencapai “beberapa ratus” personel.

Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah negara seperti Polandia, Spanyol, dan Kroasia juga mengumumkan penarikan pasukan mereka dari kawasan Timur Tengah dengan alasan meningkatnya konflik di Iran dan wilayah Teluk.

Meski demikian, NATO menegaskan misi di Irak tetap berlanjut dan akan dijalankan dari markas militer di Napoli, Italia. NATO menyebut misi tersebut tidak bersifat tempur, melainkan berfokus pada pemberian nasihat kepada pasukan keamanan Irak serta peningkatan kapasitas mereka.

Grynkewich juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel NATO Mission Iraq yang tetap menjalankan tugas di tengah situasi sulit, seraya menyebut mereka sebagai profesional yang berdedikasi tinggi.

Sumber: JPost

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.