AS Pertimbangkan Kirim 10.000 Pasukan, Iran Klaim Siapkan 1 Juta Pejuang untuk Perang Darat

AKURAT.CO Amerika Serikat dilaporkan mempertimbangkan pengiriman tambahan 10.000 pasukan darat ke Timur Tengah di tengah meningkatnya ketegangan kawasan. Rencana ini disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat opsi militer sekaligus membuka peluang diplomasi.
Laporan The Wall Street Journal yang mengutip sumber terkait menyebutkan, penambahan pasukan ini bertujuan memberi Presiden AS Donald Trump lebih banyak pilihan di lapangan. Pasukan yang disiapkan meliputi unit infanteri dan kendaraan lapis baja berat.
Jika direalisasikan, pasukan tersebut akan memperkuat sekitar 5.000 marinir AS yang telah lebih dulu ditempatkan di kawasan untuk mengamankan lokasi strategis.
Di sisi lain, Iran merespons cepat laporan tersebut. Kantor berita Tasnim yang berafiliasi dengan Garda Revolusi mengutip sumber militer tinggi yang menyatakan Teheran telah menyiapkan lebih dari satu juta pejuang untuk menghadapi kemungkinan pertempuran darat.
Baca Juga: Iran Larang Tim Olahraga Tanding di Negara “Musuh”, Laga Liga Champions Asia Terancam Dipindah
Sumber tersebut juga menyebut terjadi lonjakan pendaftaran sukarelawan dalam beberapa hari terakhir, termasuk ke milisi Basij, Garda Revolusi, dan angkatan bersenjata Iran.
Ketegangan juga meningkat di Selat Hormuz. Sumber militer Iran memperingatkan bahwa upaya Amerika Serikat untuk membuka jalur tersebut secara paksa akan menjadi “tindakan bunuh diri”.
“Kami siap menghadapi strategi Washington dan memastikan selat tetap tertutup dalam kondisi apa pun,” ujar sumber tersebut.
Perkembangan ini menunjukkan meningkatnya kesiapsiagaan militer di kedua pihak. Amerika Serikat memperkuat kehadiran pasukannya di lapangan, sementara Iran mengandalkan mobilisasi sumber daya manusia dan strategi pertahanan di jalur laut strategis.
Eskalasi ini meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan dan keamanan jalur pelayaran internasional, dengan potensi konflik terbuka atau upaya deeskalasi yang masih belum pasti dalam waktu dekat.
Sumber: Voiceofemirates
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








