Akurat
Pemprov Sumsel

Pelanggaran Terbaru Dalam Gencatan Senjata, Israel Tewaskan Enam Warga Palestina

Fitra Iskandar | 31 Maret 2026, 10:13 WIB
Pelanggaran Terbaru Dalam Gencatan Senjata, Israel Tewaskan Enam Warga Palestina
Pelanggaran Terbaru dalam Gencatan Senjata, Israel Tewaskan Enam Warga Palestina. Foto: AA

AKURAT.CO Israel menewaskan sedikitnya enam warga Palestina, termasuk seorang perempuan, serta melukai lainnya dalam serangan udara dan tembakan di Jalur Gaza. Insiden ini disebut sebagai pelanggaran terbaru terhadap gencatan senjata.

Sumber medis kepada Anadolu Agency pada Senin menyatakan, dua warga Palestina, Ahmad Oweida dan Hussein al-Malah, tewas dalam serangan drone Israel yang menargetkan warga sipil di dekat persimpangan Askoula, kawasan Zeitoun, timur Gaza City. Sementara Abdullah al-Amassi mengalami luka kritis dan kemudian meninggal dunia, sehingga jumlah korban tewas dalam serangan tersebut menjadi tiga orang.

Dalam perkembangan lain, sumber medis menyebut drone quadcopter Israel menembaki rumah-rumah warga di kamp pengungsi Nuseirat, Gaza tengah, dan menewaskan Haneen al-Hour (27).

Di wilayah Gaza tengah lainnya, serangan drone Israel di Jalan Salah al-Din, dekat kamp pengungsi Bureij, menewaskan Ibrahim al-Khalidi serta melukai enam orang.

Masih pada hari yang sama, satu warga Palestina lainnya tewas dan beberapa lainnya terluka dalam serangan drone Israel di wilayah al-Faluja, barat kamp pengungsi Jabalia, Gaza utara.

Baca Juga: Pejabat Board of Peace: Kondisi Gaza Masih Sangat Sulit, Layanan Dasar Kolaps

Saksi mata juga melaporkan militer Israel menghancurkan bangunan dan fasilitas di wilayah yang berada di bawah kendalinya di timur garis yang disebut “yellow line” di kawasan Tuffah, Gaza City.

Selain itu, artileri Israel menembaki wilayah timur Deir al-Balah serta Khan Younis di Gaza tengah dan selatan.

Sejak Oktober 2023, lebih dari 72.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dilaporkan tewas dalam serangan Israel di wilayah yang terkepung tersebut. Sebagian besar wilayah Gaza juga hancur dan seluruh penduduknya mengungsi.

Sejak gencatan senjata diberlakukan pada 10 Oktober 2025, Israel disebut telah melakukan ratusan pelanggaran, dengan sedikitnya 691 warga Palestina tewas dan 1.876 lainnya terluka.

Sumber: TRTWorld

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.