Trump Pertimbangkan Hukum Negara Anggota NATO karena Tidak Membantu AS Menghadapi Iran

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump meluapkan kemarahannya terhadap negara-negara anggota NATO. Ia menuduh aliansi tersebut gagal membantu Washington dalam konflik dengan Iran.
Dalam unggahan di media sosial Truth Social pada Rabu malam, Trump menyatakan NATO tidak hadir saat Amerika Serikat membutuhkan dukungan. Ia juga menyinggung isu Greenland dalam pernyataannya.
Sebelumnya pada hari yang sama, Trump bertemu dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte di Gedung Putih. Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengatakan pertemuan itu akan diisi dengan pembicaraan terbuka terkait kekecewaan Trump terhadap aliansi tersebut.
Dalam pengarahan kepada media sebelum pertemuan, Leavitt menyebut Trump telah membahas kemungkinan menarik Amerika Serikat dari NATO. Ia mengutip pernyataan Trump yang menyebut para sekutu “gagal” saat diuji.
Baca Juga: Trump Kecewa Berat, Ini Sejumlah Skenario AS untuk Keluar dari NATO
Laporan The Wall Street Journal menyebut Trump tengah mempertimbangkan rencana untuk menghukum negara-negara NATO yang dinilai tidak memberikan kontribusi memadai dalam perang.
Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah memindahkan pasukan AS dari negara-negara yang dianggap tidak mendukung ke negara anggota yang dinilai membantu. Saat ini, sekitar 84.000 tentara AS ditempatkan di berbagai wilayah Eropa.
Beberapa negara disebut berpotensi menjadi sasaran, termasuk Spanyol yang menolak meningkatkan anggaran pertahanan hingga 5 persen dari PDB serta tidak mengizinkan penggunaan wilayah udaranya untuk serangan ke Iran. Italia sempat melarang penggunaan salah satu pangkalan udaranya di Sisilia, sementara Prancis hanya memberikan izin terbatas.
Sebaliknya, negara seperti Polandia, Lithuania, Yunani, dan Rumania disebut berpotensi mendapat keuntungan dari kebijakan tersebut karena dinilai mendukung AS. Namun, pemindahan pasukan ke negara-negara itu berpotensi meningkatkan ketegangan dengan Rusia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







